Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Lantik 73 Bintara Muda TNI AD, Pangdam XIII/Merdeka Minta Prajurit Siap Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Manado | Harian Merdeka

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen Mirza Agus pada penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 menuntut bintara muda menunjukkan disiplin, loyalitas dan semangat juang tinggi serta kesiapan mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Penutupan pendidikan bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian sebagai prajurit TNI AD,” ujar Pangdam di Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Selasa.

Selain itu, Pangdam berharap prajurit muda memegang teguh sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI dalam setiap langkah dan tindakan.

Prajurit muda juga diharapkan membangun kebanggaan sebagai bintara angkatan darat yang profesional dan berdedikasi, serta menjaga nama baik almamater Rindam XIII/Merdeka dan satuan tempat bertugas nantinya.

Pangdam juga mengingatkan para bintara muda terus belajar dan berlatih karena perkembangan dunia dan medan tugas terus mengalami perubahan.

“Prajurit yang adaptif akan mampu menjalankan tugas secara optimal,” kata Pangdam menegaskan.

Pangdam menegaskan 73 bintara muda menyelesaikan pendidikan pertama keprajuritan merupakan buah dari mental yang kuat, semangat pantang menyerah dan disiplin yang tinggi.

“Apresiasi kepada Danrindam XIII/Merdeka beserta seluruh staf dan pelatih yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam mendidik serta membentuk para Bintara muda menjadi prajurit yang tanggap, tanggon dan trengginas,” ujar Pangdam.

Pangdam juga mengatakan di balik setiap prajurit yang berdiri tegap hari ini, ada doa seorang ibu, keteguhan seorang ayah, dan pengorbanan sebuah keluarga selalu ada. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *