Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

DPRD Nias Nilai Oman Gori Layak Jadi Tokoh Pemuda, Aktif Suarakan Aspirasi Warga

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Nias | Harian Merdeka

Kiprah pemuda dalam pembangunan daerah tidak semata diukur dari usia, tetapi juga dari gagasan, kepedulian, integritas, serta keberanian menyuarakan kepentingan masyarakat. Atas dasar itu, Normalius Gori alias Oman Gori dinilai layak disebut sebagai salah satu tokoh pemuda di Kabupaten Nias.

Anggota DPRD Kabupaten Nias dari Partai NasDem, Berkat Zebua, mengatakan Oman Gori selama ini aktif menyampaikan berbagai persoalan masyarakat melalui profesinya sebagai wartawan Sinar Indonesia Baru (SIB).

Pernyataan itu disampaikan Berkat saat diwawancarai pada Kamis (20/8/2026).

“Keberanian menyampaikan persoalan masyarakat merupakan bentuk kepedulian. Selama dilakukan secara kritis, konstruktif, dan untuk kepentingan publik, hal tersebut merupakan bagian dari kontribusi terhadap daerah,” ujar Berkat.

Ketua DPRD Kabupaten Nias, Sabayuti Gulo, juga menilai kiprah Oman Gori memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurut dia, Oman aktif menyuarakan berbagai persoalan kerakyatan, mulai dari kondisi infrastruktur, kebijakan pemerintah daerah, hingga persoalan masyarakat yang membutuhkan perhatian.

“Beliau aktif menyuarakan persoalan kerakyatan. Apa yang dilakukan saudara Oman Gori cukup berdampak bagi masyarakat dan bahkan dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan pemerintahan daerah,” kata Sabayuti.

Penilaian tersebut, menurut Sabayuti, menunjukkan bahwa peran pemuda tidak selalu harus dilakukan melalui jalur pemerintahan. Kritik, kontrol sosial, dan penyampaian aspirasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Somolo-molo, Kabupaten Nias, Ama Naomi Lawolo, mengaku mengenal sosok Oman Gori. Ia tidak mempersoalkan jika Oman disebut sebagai tokoh pemuda.

“Kalau melihat apa yang selama ini dilakukan dan keberaniannya menyuarakan persoalan masyarakat, saya tidak membantah kalau beliau disebut tokoh,” ujar Ama Naomi.

Dengan berbagai aktivitas tersebut, Oman Gori dinilai memiliki sejumlah indikator sebagai pemuda yang aktif mengambil peran di tengah masyarakat.

Kiprahnya diharapkan dapat terus berkembang dan mendorong generasi muda lainnya untuk ikut menyuarakan kepentingan publik serta berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Nias.(Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *