Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Veda Ega Gagal Raih Poin di Aragon, Jadi yang Keempat Kalinya di Moto3

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Rider Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, harus melewati akhir pekan yang sulit di Moto3 Aragon. Pebalap asal Gunungkidul tersebut kembali gagal meraih poin dan menjadi kali keempat musim ini.

Veda Ega finis di posisi ke-20 pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Aragon akhir pekan lalu. Performa kurang maksimal sudah dirasakannya sejak sesi latihan pada Jumat.

Pebalap yang dijuluki Rocket Boy itu harus memulai balapan dari posisi ke-22. Kondisi tersebut membuat Veda Ega kesulitan untuk menembus rombongan depan.

Hasil tersebut membuat perolehan poin Veda Ega masih tertahan di angka 97. Ia kini hanya terpaut tujuh poin dari Hakim Danish yang berada di posisi kedelapan klasemen.

Selain di Aragon, Veda Ega sebelumnya juga gagal meraih poin dalam tiga seri lainnya. Ia gagal finis pada Moto3 Amerika Serikat, kemudian finis di posisi ke-16 pada Moto3 Hungaria, serta kembali gagal finis di Moto3 Belanda.

“Bukan hasil balapan yang saya inginkan di minggu ini. Memang sepanjang minggu ini saya merasa kesulitan dari sesi di hari Jumat, Sabtu, dan race,” kata Veda Ega selepas balapan.

Veda Ega menjelaskan dirinya berusaha mengawali balapan dengan baik dan secepat mungkin memperbaiki posisi. Namun, ia sempat bersenggolan dengan pebalap lain yang membuatnya melakukan kesalahan.

“Dalam balapan saya mencoba untuk start bagus dan mencoba untuk secepatnya ke depan. Tapi saat saya mencoba ke depan, dengan rider lain sempat ada senggolan sedikit sampai akhirnya melakukan kesalahan,” ujarnya.

Setelah itu, Veda Ega berusaha mengejar rombongan di depannya. Namun, kondisi lintasan Aragon yang menurutnya cukup licin membuat upayanya tidak berjalan mudah.

“Dalam balapan saya mencoba untuk push, push, push untuk mengejar grup di depan. Ya sulit, kesulitan dengan sirkuit Aragon dengan grip yang menurut saya cukup licin,” tutur Veda Ega.

Veda Ega pun memilih menjadikan hasil di Aragon sebagai bahan evaluasi bersama tim. Ia berharap bisa tampil lebih baik pada seri berikutnya di Misano.

“Minggu yang harus saya lupakan, dan ya saya ambil pelajarannya. Saya dan tim akan mencari tahu di mana titik poin yang saya bisa improve lagi. Pada seri di Misano saya akan mencoba lebih baik lagi,” kata Veda Ega.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *