Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Tim Gabungan Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Pandeglang | Harian Merdeka

Polda Banten bersama Basarnas hingga kini masih terus melakukan pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, rombongan jurnalis berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB dengan menggunakan kapal speedboat untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Komunikasi terakhir dengan rombongan itu terjadi sekitar pukul 14.42 WIB, ketika salah satu anggota mengirimkan lokasi terakhir kepada rekannya. Namun, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi tidak dapat dilakukan lagi.

Titik dugaan terakhir rombongan tersebut berada di perairan Selat Sunda, dengan jarak sekitar 9,98 nautical mile dari RIB 02 BTN dan estimasi waktu tempuh sekitar 40 menit.

Adapun rombongan yang dilaporkan hilang terdiri dari M. Bagus Khoirunnas yang merupakan jurnalis Antara, Ari Basuki jurnalis Merdeka, Yudhis jurnalis iNews, Daus jurnalis Anadolu, Donal yang berstatus jurnalis lepas, serta dua orang lain yang masih dalam proses pendataan.

Pencarian dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan adanya kapal yang membawa rombongan jurnalis belum kembali ke Dermaga Pagedongan, Carita.

Kombes Pol Maruli menyampaikan, tim gabungan telah bergerak mencari di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir komunikasi para jurnalis tersebut.

Polda Banten mengerahkan 23 personel dalam operasi pencarian, yang terdiri dari dua personel KP Sanjaya Mabes Polri, lima personel Ditpolairud Polda Banten, dan 16 personel Basarnas Banten. Selain itu, pencarian juga didukung oleh Kapal Basarnas KN Tetuka yang bergerak dari Dermaga Pelabuhan BBJ Bojonegara menuju perairan Carita dan selanjutnya ke lokasi pencarian.

Kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian dilaporkan cerah berawan, dengan arah angin dari selatan ke utara, kecepatan angin sekitar 16,7 knot, dan tinggi gelombang antara 0,4 hingga 1 meter. Namun, terdapat sebaran abu vulkanik yang membuat jarak pandang sekitar satu mil.

Maruli menegaskan, tim gabungan akan terus melakukan pencarian dan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan. Masyarakat juga diimbau tetap tenang serta tidak mendekati kawasan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami bersama Basarnas akan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal dan menyampaikan perkembangan informasi sesuai hasil di lapangan,” ujar Maruli mengakhiri keterangannya. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *