Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Panjat Tebing Indonesia Bidik Tiga Medali di Asian Games 2026

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | Harian Merdeka

Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB FPTI) memasang target tinggi untuk kontingen panjat tebing Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Sedikitnya tiga medali menjadi sasaran, dengan dua di antaranya diharapkan mampu diraih dalam kategori emas.

Ketua Umum PB FPTI, Yenny Wahid, mengatakan target tersebut menjadi bagian dari ambisi Indonesia untuk mempertahankan daya saing panjat tebing di level Asia.

“Target, minimal tiga medali. Dan semoga bisa dapat emas dua targetnya,” kata Yenny di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Menurut Yenny, satu medali lainnya juga diharapkan dapat berbuah emas. Namun, target minimal yang ditetapkan PB FPTI adalah memastikan atlet Indonesia tetap mampu berada di podium.

Untuk mencapai target tersebut, PB FPTI menjalankan pembinaan atlet secara berkelanjutan melalui keikutsertaan dalam berbagai kompetisi internasional. Yenny menyebut tidak ada program persiapan khusus yang jauh berbeda karena para atlet selama ini memang rutin mendapatkan kesempatan bertanding di luar negeri.

Keikutsertaan dalam kompetisi internasional dinilai penting karena tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan teknis. Pengalaman menghadapi atlet dari berbagai negara juga dapat membentuk mental dan daya saing para atlet Indonesia.

“Begitu atlet berjuang di luar negeri, bertanding di luar negeri, itu kemudian daya saingnya menjadi berbeda. Yang pertama skill-nya pasti bertambah, yang kedua secara mental dia juga tambah kuat,” ujarnya.

Yenny mengungkapkan, salah satu atlet panjat tebing Indonesia yang diproyeksikan tampil pada Asian Games 2026 masih mengikuti kompetisi di China. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan untuk menambah jam terbang sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi persaingan di ajang multievent Asia.

PB FPTI, lanjut Yenny, akan terus memberikan kesempatan kepada atlet nasional untuk mengikuti kejuaraan dunia dan kompetisi internasional lainnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan agar atlet Indonesia terbiasa menghadapi persaingan dengan lawan-lawan terbaik.

Menurutnya, semakin banyak pengalaman bertanding di level internasional, semakin besar pula peluang atlet untuk tampil lebih percaya diri dan kompetitif ketika menghadapi pertandingan penting.

Asian Games XX 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang. Ajang tersebut menjadi salah satu kesempatan penting bagi atlet panjat tebing Indonesia untuk menguji kemampuan sekaligus mengejar prestasi di tingkat Asia.(zma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *