Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Fermin Lopez Akui Sempat Terpuruk Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Gelandang Barcelona, Fermin Lopez, mengaku sempat mengalami masa-masa sulit setelah gagal memperkuat Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 akibat cedera. Meski kecewa karena harus absen, ia tetap merasa bangga melihat La Furia Roja berhasil keluar sebagai juara dunia.

Lopez, yang menjadi bagian dari skuad Spanyol saat menjuarai Piala Eropa 2024, harus dicoret dari daftar pemain Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera metatarsal saat membela Barcelona melawan Real Betis pada Liga Spanyol, Mei lalu.

Cedera tersebut membuatnya diperkirakan harus menepi selama tiga bulan, sehingga pupus sudah impiannya tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.

Pemain berusia 23 tahun itu mengaku sangat terpukul hingga tidak sanggup menyaksikan pertandingan-pertandingan awal Timnas Spanyol di fase grup.

“Itu adalah musim panas terburuk dalam hidup saya. Saya sedang berada dalam performa terbaik sepanjang karier, semuanya berjalan sangat baik, lalu cedera datang,” ujar Lopez.

“Saya bahkan tidak sanggup menonton pertandingan-pertandingan awal Spanyol di Piala Dunia karena saya sangat ingin berada di sana,” lanjutnya.

Namun, seiring berjalannya waktu, Lopez perlahan mampu bangkit dari rasa kecewa. Berkat dukungan keluarga, pasangan, teman-teman, serta tim pelatih, ia berhasil melewati masa sulit tersebut.

Menjelang berakhirnya turnamen, Lopez memutuskan terbang ke Amerika Serikat untuk menyaksikan langsung laga final antara Spanyol melawan Argentina di MetLife Stadium, New Jersey. Ia turut merayakan keberhasilan Spanyol meraih gelar juara dunia bersama rekan-rekannya.

“Saya bisa melewati semuanya berkat dukungan keluarga, pasangan, teman-teman, dan pelatih. Mereka sangat membantu saya menghadapi situasi ini,” katanya.

“Saya sangat bahagia melihat Spanyol menjadi juara dunia. Menjelang akhir turnamen saya sudah merasa lebih baik, sehingga memutuskan pergi ke New York untuk menyaksikan final secara langsung,” tambah Lopez.

Kabar baiknya, proses pemulihan cedera Lopez berjalan sesuai rencana. Ia mengaku kondisinya terus membaik dan berharap dapat kembali merumput sebelum kompetisi musim 2026/2027 dimulai.

“Saya merasa semakin baik setiap hari. Rasa tidak nyaman sudah hilang dan itu yang paling penting. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, saya berharap bisa bermain beberapa menit di ajang Trofi Joan Gamper,” ujarnya. (Hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *