Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

ASN Meninggal Saat Latihan Komcad, TB Hasanuddin Desak Evaluasi Total

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyoroti meninggalnya seorang aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Ekonomi Kreatif ketika mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) ASN Gelombang II.

ASN bernama Vanreko Varkas Bagaskara (28) meninggal dunia pada 25 September 2026. Berdasarkan informasi yang diterima, Vanreko terjatuh saat mengikuti gladi persiapan penutupan pendidikan Komcad ASN.

TB Hasanuddin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia meminta kejadian tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah, khususnya Kementerian Pertahanan, serta dievaluasi secara menyeluruh agar peristiwa serupa tidak terulang.

“Kejadian meninggalnya peserta dalam pelaksanaan latihan militer perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, khususnya Kementerian Pertahanan. Penyebab kejadian harus diperiksa secara transparan dan menyeluruh,” ujar TB Hasanuddin, Minggu (27/9/2026).

Menurutnya, setiap calon peserta pelatihan Komcad harus menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan memenuhi persyaratan fisik yang ketat sebelum mengikuti rangkaian pendidikan dan latihan.

“Pemeriksaan kesehatan tidak boleh sekadar menjadi formalitas. Kondisi fisik setiap peserta harus benar-benar dipastikan mampu mengikuti latihan. Apabila dinyatakan tidak siap, peserta tidak perlu dipaksakan,” tegasnya.

TB Hasanuddin juga meminta Kementerian Pertahanan mengevaluasi prosedur pemeriksaan kesehatan, standar keselamatan, intensitas latihan, kesiapan tenaga medis, serta mekanisme penanganan keadaan darurat selama pendidikan Komcad berlangsung.

“Keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama. Disiplin dalam latihan memang diperlukan, tetapi pelaksanaannya harus tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan dan kemampuan fisik masing-masing peserta,” katanya.

Diketahuai, seorang ASN Kementerian Ekonomi Kreatif yang mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) ASN Gelombang II meninggal saat mengikuti gladi persiapan penutupan pendidikan Komcad ASN.

ASN bernama Vanreko Varkas Bagaskara (28) meninggal dunia pada 25 September 2026. Ia disebut meninggal dunia setelah terjatuh saat mengikuti gladi persiapan penutupan pendidikan Komcad ASN. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *