Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Mendes Yandri: Media Strategis Dukung Percepatan Pembangunan Desa

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menilai media massa memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan desa. Menurutnya, media dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai program pembangunan desa kepada masyarakat secara luas.

Hal tersebut disampaikan Yandri saat mengunjungi Kantor iNews Media Group di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).

Yandri mengatakan media merupakan salah satu unsur dalam konsep kolaborasi octahelix yang tengah didorong Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

“Octahelix itu salah satunya media jadi sangat strategis untuk membangun desa,” kata Mendes Yandri.

Menurut Yandri, kolaborasi dengan media diperlukan agar berbagai program Kemendes PDT dapat dipublikasikan secara lebih luas dan informasi mengenai pembangunan desa dapat diterima masyarakat.

Sejumlah program tersebut terangkum dalam 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Programnya antara lain pengembangan BUM Desa, Koperasi Desa Merah Putih, Desa Ekspor, Desa Tematik, Desa Wisata, Pemuda Pelopor Desa, hingga Desa Bebas Narkoba.

Media Dinilai Penting di Tengah Arus Informasi

Yandri juga menyoroti peran media massa di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial.

Menurut dia, media mainstream tetap dibutuhkan untuk memberikan informasi yang benar, edukatif, dan dapat menjadi rujukan masyarakat.

“Di tengah arus media sosial yang hiruk-pikuk tidak karuan sekarang, kami menganggap penting sekali peran media mainstream yang bisa menyampaikan sebagai literasi buat masyarakat, menyadur, menyalurkan, dan menjadi pedoman sebuah berita yang benar,” kata Mendes Yandri.

Karena itu, Kemendes PDT membuka ruang kolaborasi dengan media untuk memperkuat penyebaran informasi mengenai program pembangunan desa sekaligus meningkatkan literasi masyarakat.

Desa Anggur Disiapkan untuk Direplikasi

Dalam kesempatan tersebut, Yandri juga menjelaskan pengembangan Desa 1.000 Anggur yang menjadi bagian dari program Desa Tematik.

Program tersebut mencakup berbagai pengembangan komoditas sesuai potensi desa, seperti Desa Ayam Petelur, Desa Ayam Pedaging, Desa Ikan Lele, Desa Ikan Nila, Desa Jagung, hingga Desa Anggur.

Salah satu pengembangan Desa Anggur telah dilakukan di Desa Merak Batin, Lampung Selatan.

“Desa Anggur sudah panen dan ini mau kami replikasi ke desa-desa lain dengan target lebih kurang dari seribu desa anggur sehingga nanti menjadi daya tarik tersendiri dan bisa menjadi pemasuk bahan baku program Makan Bergizi Gratis sekaligus desa wisata,” kata Mendes Yandri.

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas ekonomi desa, tetapi juga menciptakan potensi wisata sekaligus mendukung kebutuhan bahan baku program Makan Bergizi Gratis.

iNews Sambut Kolaborasi Kemendes PDT

Sementara itu, Wakil Direktur Utama sekaligus Direktur Pemberitaan iNews Media Group Syafril Nasution menyambut baik kunjungan Yandri dan rencana kolaborasi dengan Kemendes PDT.

Menurut Syafril, Kemendes PDT memiliki posisi strategis dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan pembangunan di tingkat desa.

“Kemendes PDT merupakan satu kementerian yang strategis, terutama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui kemajuan di tingkat desa,” ujar Syafril.

Ia menilai kemajuan desa akan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan target pembangunan nasional hingga 2045.

Dalam kunjungan tersebut, Yandri didampingi Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Tabrani, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Agustomi Masik, serta Kepala Badan Pengembangan Informasi Mulyadin Malik.

Kolaborasi antara pemerintah dan media diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi mengenai berbagai program pembangunan desa sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi di daerahnya.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *