Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Dampingi Wakil Panglima TNI, Gubernur Banten Resmikan Jalan 18 Km di Pandeglang

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Pandeglang | Harian Merdeka

Gubernur Banten Andra Soni menyambut kedatangan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Jumat (9/10/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka menghadiri Penutupan Karya Bakti TNI Skala Besar Tahun Anggaran 2026.

Usai prosesi penyambutan, Gubernur Andra Soni bersama Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan rombongan langsung meninjau sejumlah gedung Koperasi Desa Merah Putih di wilayah setempat.

Adapun upacara penutupan Karya Bakti TNI Skala Besar ini digelar di Lapangan Yonif TP 842/Badak Sakti Rancecet, Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu. Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Khatibul Umam, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Fikri Pebriansyah.

Diketahui, Program Karya Bakti TNI Skala Besar 2026 ini berhasil membangun akses jalan baru sepanjang 18 km. Infrastruktur tersebut kini menghubungkan enam desa di Kecamatan Cimanggu.

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan, pelaksanaan Karya Bakti TNI ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan batalion teritorial pembangunan. Program ini bertujuan untuk membantu mengatasi persoalan infrastruktur yang menghambat aktivitas masyarakat di berbagai daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil peninjauan sebelumnya, jalan sepanjang 18 km di Kabupaten Pandeglang tersebut mengalami kerusakan parah sehingga membatasi konektivitas warga. Oleh karena itu, program ini hadir untuk mendukung dan mengakselerasi program pemerintah daerah.

“Kami berharap akses jalan ini mampu mendongkrak kegiatan perekonomian masyarakat sekaligus mempermudah pelaksanaan program prioritas pemerintah ke depannya,” ujar Jenderal Tandyo. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *