Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kapolres Pelalawan Hadiri Peringatan Hari Santri 2026 di Ponpes Badrul Hidayah

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Pelalawan | Harian Merdeka

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Pelalawan berlangsung khidmat di Pondok Pesantren (Ponpes) Badrul Hidayah, Jalur XII, Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kamis (22/10/2026).

Peringatan hari Santri mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” Kegiatan ini diikuti sekitar 300 santri, pimpinan pondok pesantren, unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran kepolisian.

Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos., S.I.K., M.H., turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat Polres Pelalawan. Kehadiran jajaran kepolisian menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan kalangan pesantren dalam menjaga persatuan dan keamanan di tengah masyarakat.

Upacara dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Drs. H. Sulman, selaku inspektur upacara. Sementara itu, komandan upacara dipercayakan kepada Frendy Saputra, salah seorang santri Ponpes Badrul Hidayah.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua MUI Kabupaten Pelalawan H. Iswadi M. Yazid, Lc., M.A., Kepala Baznas sekaligus Ketua PC NU Kabupaten Pelalawan H. Karmani, S.Pd.I., M.H., pimpinan Ponpes Badrul Hidayah Kiyai Badrun Salim, Ketua PC GP Ansor Ahmad Jazuli, S.T., serta Kepala Desa Makmur Suwardi.

Hadir pula Kabag Ren Polres Pelalawan Kompol A.Z. Rofiqi, S.H., Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Zulhendra, S.H., M.M., Kasat Binmas AKP Edy Haryanto, S.H., M.H., Kanit Intelkam Polsek Pangkalan Kerinci AKP Putra Sontomi, dan Bhabinkamtibmas Desa Makmur Aipda Wempi Kamri.

Rangkaian upacara berlangsung tertib, diawali dengan persiapan pasukan, penghormatan, laporan komandan upacara, hingga pengibaran Bendera Merah Putih. Acara kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan UUD 1945, pembacaan Naskah Resolusi Jihad, Ikrar Santri Nasional, serta menyanyikan Mars Hari Santri dan Mars Syubbanul Wathan.

Dalam amanatnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Drs. H. Sulman, menekankan pentingnya peran santri dalam memperkuat bangsa. Menurutnya, santri tidak hanya memiliki tanggung jawab menjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga berperan dalam merawat persatuan dan memperkokoh semangat kebangsaan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari mengajak seluruh elemen pesantren untuk terus membangun kebersamaan dan menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Terima kasih kepada pengurus pondok pesantren dan para santri. Mari kita jaga kerukunan dan sinergi antara ulama, umara, dan aparat keamanan demi menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan para santri agar mengambil peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, generasi santri perlu memiliki ketangguhan moral, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta membangun kemandirian ekonomi.

Ia berharap santri dapat menjadi generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan luas dan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa.

Peringatan Hari Santri Nasional tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada santri berprestasi. Selain itu, dilakukan penanaman pohon bersama melalui program Green Policing Polres Pelalawan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, diharapkan semangat perjuangan santri terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, menjaga persatuan, serta mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *