Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Krisis BBM Hantam 16 Wilayah, Operasional DAMRI Terancam Terganggu

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dilaporkan berdampak terhadap operasional Perum DAMRI di 16 wilayah Indonesia. Kondisi ini berpotensi mengganggu jadwal perjalanan dan pelayanan transportasi publik, sehingga pelanggan diminta memantau informasi terbaru sebelum bepergian.

Berdasarkan laporan sejumlah kantor cabang DAMRI, wilayah yang mengalami kelangkaan pasokan BBM meliputi Lampung, Jambi, Jabodetabek, Pangkal Pinang, Medan, Denpasar, Surabaya, Manado, Kupang, Makassar, Mamuju, Manokwari, Jayapura, Sorong, Sorong Selatan, dan Mimika.

Head of Corporate Communication DAMRI, Niken Pratiwi Syah Putri Distian, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas potensi ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh kondisi tersebut.

“DAMRI memohon maaf kepada seluruh Pelanggan atas ketidaknyamanan yang dapat timbul akibat kelangkaan BBM di sejumlah wilayah. Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pemangku kepentingan terkait untuk mengupayakan pemenuhan kebutuhan BBM bagi operasional armada,” ujar Niken dalam keterangan resmi, Kamis (22/10/2026).

DAMRI Koordinasi dengan Pertamina Untuk mengantisipasi dampak kelangkaan, manajemen DAMRI memperkuat koordinasi dengan PT Pertamina (Persero). Langkah ini dilakukan guna mengupayakan pemenuhan alokasi BBM bagi armada yang beroperasi di wilayah terdampak.

DAMRI juga melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan pasokan dan kondisi operasional di lapangan. Perusahaan menyatakan aspek keamanan serta keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas dalam menghadapi situasi tersebut.

Meski demikian, kelangkaan BBM berpotensi memunculkan penyesuaian jadwal maupun rute perjalanan apabila kebutuhan bahan bakar armada tidak terpenuhi sesuai kebutuhan operasional.

Karena itu, pelanggan diimbau untuk memeriksa pembaruan informasi melalui kanal komunikasi resmi DAMRI sebelum berangkat agar dapat mengantisipasi kemungkinan perubahan layanan.

Pasokan BBM Jadi Sorotan Munculnya laporan kelangkaan BBM di 16 wilayah menjadi perhatian karena bahan bakar merupakan komponen penting dalam keberlangsungan layanan transportasi darat. Gangguan pasokan yang berlangsung berkepanjangan berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat, terutama pengguna angkutan umum untuk bekerja, bersekolah, dan melakukan perjalanan antardaerah.

Namun, laporan DAMRI tersebut belum dengan sendirinya menjelaskan penyebab utama kelangkaan, besaran kekurangan pasokan, maupun berapa banyak perjalanan yang terdampak.
Karena itu, diperlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait mengenai kondisi distribusi BBM, langkah pemulihan pasokan, serta perkiraan waktu normalisasi di masing-masing wilayah.

Bagi masyarakat, kepastian pasokan dan informasi layanan menjadi hal penting agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu. Sementara itu, koordinasi DAMRI dengan Pertamina diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan operasional armada dan meminimalkan dampak terhadap penumpang.(Agus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *