Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kemendes PDT Dorong Produk Unggulan Desa Tembus Pasar Global

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mendorong pengembangan produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar internasional. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal (BPI), Mulyadin Malik, dalam pembukaan Indonesia Quarantine Expo (IQExpo) 2026, Jumat (23/10).

Mulyadin menghadiri kegiatan tersebut mewakili Menteri Desa dan PDT. IQExpo 2026 merupakan pameran perdana yang digelar melalui kolaborasi Badan Karantina Indonesia (Barantin) dan Kementerian UMKM dengan mengusung tema “Protecting Indonesia, Connecting The World”.

Pameran ini menghadirkan berbagai komoditas unggulan UMKM yang berpotensi menembus pasar ekspor dari 38 provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan produk lokal dan memperkuat dukungan bagi pelaku usaha dalam memperluas jangkauan pemasaran.

Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding, menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan bisnis ke pasar internasional. Dukungan karantina tidak hanya berfokus pada pengawasan kesehatan hewan, ikan, dan tumbuhan, tetapi juga mencakup pendampingan untuk memenuhi persyaratan ekspor.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah Klinik Ekspor Karantina yang tersedia di seluruh provinsi. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami standar mutu dan persyaratan yang diperlukan agar produk Indonesia dapat diterima di pasar global.

Integrasi Layanan Digital untuk UMKM

Upaya memperluas akses pasar juga dilakukan melalui penguatan layanan digital. Barantin mengintegrasikan sistem BEST TRUST dengan SAPA UMKM untuk memudahkan pelaku usaha memperoleh informasi terkait perdagangan dan pengembangan pasar.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengapresiasi integrasi layanan tersebut. Kemudahan akses informasi diharapkan dapat meningkatkan kesiapan pelaku UMKM dalam memenuhi kebutuhan pasar serta memperkuat daya saing produk lokal.

Selain integrasi layanan digital, IQExpo 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dan pemerintah daerah. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Perkarantinaan dan Pengembangan UMKM Ekspor yang melibatkan Menteri UMKM serta perwakilan dari 38 provinsi.

Deklarasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ekosistem ekspor UMKM, mulai dari pemenuhan standar produk hingga perluasan akses ke pasar internasional.

Potensi Ekonomi Desa Jadi Perhatian

Partisipasi Kemendes PDT dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi ekonomi lokal, termasuk produk unggulan dari desa dan daerah tertinggal yang memiliki peluang untuk dipasarkan ke luar negeri.

Melalui sinergi lintas sektor, pelaku UMKM diharapkan memperoleh akses pendampingan dan informasi yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas produk serta memenuhi persyaratan ekspor.

Pengembangan produk unggulan desa juga berpotensi membuka peluang usaha baru, memperluas jaringan pemasaran, dan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Dengan demikian, penguatan UMKM berorientasi ekspor diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa serta daerah tertinggal.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *