Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Tutup MTQ XXV Kota Tangerang, Maryono: Semangat Mengaji Harus Terus Menyala

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Tangerang | Harian Merdeka


Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXV Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026 di Stadion Mini Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kamis (30/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa berakhirnya pelaksanaan MTQ tidak boleh menghentikan semangat masyarakat untuk terus membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.

Penutupan MTQ XXV berlangsung meriah dengan dihadiri para kafilah, dewan hakim, tokoh agama, serta masyarakat. Dalam sambutannya, Maryono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ, khususnya Kecamatan Ciledug sebagai tuan rumah.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Ciledug selaku tuan rumah penyelenggara MTQ XXV Tingkat Kota Tangerang, termasuk seluruh panitia, masyarakat, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan MTQ tahun ini berjalan lancar, tertib, dan sukses. MTQ boleh ditutup, tapi semangat mengaji tak boleh redup,” ujar Maryono.

Ia mengatakan, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga merupakan momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap kitab suci serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemenangan sejati bukan hanya diraih oleh para juara, melainkan oleh setiap insan yang semakin dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai tuntunan dalam bersikap, bekerja, dan bermasyarakat. Esensi MTQ adalah bagaimana kita mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” katanya.

Maryono juga memberikan motivasi kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi agar terus meningkatkan kemampuan sebagai persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Provinsi Banten. Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, ia meminta agar tetap menjadikan pengalaman tersebut sebagai penyemangat untuk terus belajar dan berlatih.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen memberikan pembinaan berkelanjutan kepada para kafilah agar mampu mengukir prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

“Pemerintah Kota Tangerang akan terus mendukung pembinaan para kafilah agar mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. Lebih dari itu, kami berharap semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berakhlakul karimah,” tuturnya.

Pada MTQ XXV Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026, Kafilah Kecamatan Ciledug berhasil meraih predikat Juara Umum. Posisi kedua ditempati Kecamatan Batuceper, sedangkan Kecamatan Cipondoh berada di peringkat ketiga.

Rangkaian acara penutupan ditandai dengan penyerahan piala dan penghargaan kepada para pemenang, sekaligus penyerahan piala bergilir kepada Kecamatan Ciledug sebagai Juara Umum MTQ XXV. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan bahwa Kecamatan Larangan akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ Tingkat Kota Tangerang Tahun 2027.

Melalui penyelenggaraan MTQ, Pemerintah Kota Tangerang berharap budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin mengakar di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan berakhlakul karimah. (Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *