Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Empat Pabrikan Otomotif Recall 512 Ribu Kendaraan di Korea Selatan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | Harian Merdeka

Sebanyak empat produsen otomotif, yakni Hyundai Motor Co., Kia Corp., Stellantis, dan Honda, akan melakukan penarikan kembali atau recall terhadap lebih dari 512 ribu kendaraan di Korea Selatan.

Recall tersebut dilakukan secara sukarela untuk memperbaiki sejumlah komponen kendaraan yang ditemukan memiliki masalah dan berpotensi mengganggu keselamatan maupun kenyamanan pengguna.

Mengutip Yonhap, Kamis (6/8/2026), Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan menyebut total kendaraan yang terdampak mencapai 512.393 unit yang terdiri atas 13 model.

Hyundai Motor menjadi salah satu produsen dengan jumlah kendaraan terdampak cukup besar. Perusahaan akan menarik kembali 51.017 unit SUV Tucson dan 53.764 unit Tucson Hybrid.

Penarikan dilakukan setelah ditemukan potensi gangguan pada sistem bantuan pencegahan tabrakan depan. Masalah tersebut berkaitan dengan kesalahan desain perangkat lunak yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Hyundai juga melakukan recall terhadap 141.825 unit Grandeur Hybrid dan 26.356 unit Avante Hybrid. Kedua model tersebut diketahui memiliki masalah pada desain perangkat lunak unit kendali sistem hibrida yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Selain model Hyundai, sebanyak 117.813 kendaraan dari Genesis, merek kendaraan mewah di bawah Hyundai, juga masuk dalam daftar recall. Kia turut menarik kembali 99.889 unit Carnival dan 9.348 unit K8.

Pada kendaraan Genesis dan Kia yang terdampak, ditemukan masalah pemasangan mur pada komponen internal mesin. Jika tidak diperbaiki, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kebocoran bahan bakar yang kemudian dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Sementara itu, Stellantis Korea akan menarik kembali 711 unit SUV Jeep Cherokee. Recall dilakukan karena ditemukan cacat pada rakitan sistem penggerak kendaraan.

Masalah tersebut berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan tenaga ketika sedang dikemudikan. Dalam kondisi tertentu, kendaraan juga dapat bergerak secara tidak disengaja meski dalam keadaan diparkir.

Produsen lainnya, Honda Korea, akan menarik kembali 2.424 unit minivan Odyssey.

Pada model tersebut ditemukan retakan pada rumah kamera belakang. Kerusakan itu memungkinkan air masuk ke dalam komponen dan berpotensi menyebabkan korosi pada papan sirkuit.

Pemerintah Korea Selatan memastikan proses recall dilakukan untuk memperbaiki berbagai masalah pada kendaraan yang berpotensi menimbulkan risiko bagi pengguna.

Pemilik kendaraan yang masuk dalam daftar penarikan diharapkan mengikuti prosedur perbaikan yang ditetapkan masing-masing produsen agar kendaraan dapat kembali digunakan dalam kondisi aman.(zma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *