Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Semarak HUT RI ke-81, Lapas Gunungsitoli Jadikan PORSENAP Ajang Pembinaan Warga Binaan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

GUNUNGSITOLI | Harian Merdeka

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Pemasyarakatan (PORSENAP) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembukaan PORSENAP ditandai dengan upacara yang berlangsung di lingkungan Lapas Gunungsitoli dan diikuti jajaran pegawai serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan antusias, Sabtu (8/8/2026).

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Gunungsitoli, Makhriza, S.Hi., M.Si., yang juga bertindak sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas, menjadi pembina upacara.

Dalam amanatnya, Makhriza mengatakan PORSENAP tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga bagian dari pembinaan bagi warga binaan.

Menurut dia, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat kebersamaan, menumbuhkan sportivitas, sekaligus menjadi ruang bagi warga binaan untuk menyalurkan minat dan bakat.

“Setiap pertandingan harus diikuti dengan disiplin, kejujuran, ketertiban dan menjunjung tinggi sportivitas,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat pembukaan.

Komitmen terhadap nilai sportivitas kemudian ditegaskan melalui pembacaan Janji Wasit dan Janji Atlet. Keduanya menjadi simbol kesanggupan seluruh peserta untuk menjalankan pertandingan secara jujur dan menjunjung prinsip fair play.

Usai upacara, pembukaan PORSENAP ditandai dengan penerbangan balon secara simbolis oleh Makhriza. PORSENAP menjadi bagian dari program pembinaan di Lapas Gunungsitoli.

Selain menciptakan aktivitas yang sehat dan positif selama menjalani masa pidana, kegiatan tersebut diharapkan membantu warga binaan mengembangkan potensi, membangun karakter, serta memperkuat nilai persatuan dan kebersamaan.

Pembinaan melalui olahraga dan seni juga menjadi salah satu upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib dan harmonis, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.(Adi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *