Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Edison Sitorus Perkuat Layanan Kemanusiaan di Banten II dengan 11 Ambulans

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Serang | Harian Merdeka

Bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis, ambulans bukan sekadar kendaraan. Kehadirannya dapat menjadi penanda datangnya bantuan saat kondisi darurat membutuhkan penanganan cepat.

Semangat itulah yang dihadirkan Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Edison Sitorus, di daerah pemilihannya. Menjelang peringatan HUT ke-28 PAN, Edison menyerahkan bantuan 11 unit ambulans untuk mendukung pelayanan dan kegiatan kemanusiaan bagi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Banten II.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (23/8/2026) itu turut didampingi Anggota DPR RI Fraksi PAN, Verrell Bramasta.

Menurut Edison, bantuan tersebut bukan sekadar penambahan kendaraan operasional, melainkan bagian dari upaya mendekatkan akses pertolongan kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan mobilitas cepat menuju fasilitas kesehatan.

“Bagi saya, menjadi wakil rakyat bukan hanya hadir di ruang sidang atau menyampaikan aspirasi di parlemen. Yang jauh lebih penting adalah memastikan masyarakat merasakan kehadiran kita ketika mereka membutuhkan. Bantuan 11 ambulans ini adalah bagian kecil dari upaya kami untuk mendekatkan pelayanan dan pertolongan kepada masyarakat Banten,” ujar Edison.

Dapil Banten II meliputi Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon. Ketiga wilayah tersebut memiliki karakter dan tantangan pelayanan publik yang beragam, mulai dari kawasan perkotaan hingga wilayah dengan sebaran permukiman yang luas.

Kebutuhan terhadap penguatan layanan kesehatan pun masih menjadi salah satu persoalan yang memerlukan perhatian. Penguatan pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas dan ketersediaan tenaga medis, tetapi juga membutuhkan dukungan sarana transportasi yang dapat menjangkau masyarakat dengan cepat.

Di titik inilah keberadaan ambulans memiliki peran penting sebagai penghubung antara masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan, terutama bagi warga yang menghadapi kondisi darurat atau membutuhkan rujukan ke rumah sakit.

Namun, bagi Edison, kerja kemanusiaan tidak cukup hanya melalui penyediaan sarana. Ia juga mendorong terbentuknya ekosistem sosial yang memungkinkan masyarakat saling membantu.

Karena itu, gerakan tersebut turut melibatkan sekitar 2.000 relawan yang menyatakan kesiapan untuk bergerak dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan kemasyarakatan di Dapil Banten II.

“Saya sangat mengapresiasi semangat sekitar 2.000 relawan yang siap bergerak bersama untuk kegiatan kemanusiaan dan kemasyarakatan. Ini bukan soal siapa yang paling depan, tetapi bagaimana kita membangun kekuatan gotong royong agar ketika ada masyarakat yang membutuhkan, kita bisa bergerak cepat,” kata Edison.

Politik yang Hadir di Tengah Masyarakat

Gerakan yang dilakukan Edison menggambarkan pendekatan kegiatan kedapilan yang ingin membangun hubungan lebih dekat antara wakil rakyat dan masyarakat, tidak sebatas pada agenda seremonial.

Banten II merupakan wilayah yang memiliki posisi strategis. Kabupaten Serang memiliki wilayah yang luas dengan masyarakat yang tersebar di berbagai kecamatan. Kota Serang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Banten, sementara Kota Cilegon dikenal sebagai salah satu kawasan industri penting.

Karakter tersebut membuat persoalan dan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah menjadi beragam, mulai dari pelayanan kesehatan dan sosial hingga persoalan ekonomi, pendidikan, lapangan kerja, serta infrastruktur dasar.

Menurut Edison, keberagaman persoalan tersebut membutuhkan kehadiran wakil rakyat yang tidak berjarak dengan masyarakat.

“Banten adalah rumah perjuangan saya. Karena itu, saya ingin terus hadir bersama masyarakat, mendengar persoalan mereka, dan mencari jalan keluar yang bisa kita lakukan bersama. Saya percaya, politik yang baik adalah politik yang menghadirkan manfaat dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan tersebut juga didampingi Verrell Bramasta sebagai bentuk kolaborasi antaranggota DPR RI dari Fraksi PAN dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Bagi Edison, berbagai persoalan masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu orang atau satu kelompok saja. Dibutuhkan jejaring yang melibatkan relawan, komunitas, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat agar bantuan serta pelayanan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.

Ketika Sirene Menjadi Simbol Kepedulian

Sebelas ambulans yang disalurkan tersebut pada akhirnya bukan hanya tentang kendaraan.

Bagi keluarga yang membutuhkan akses cepat menuju rumah sakit, warga lanjut usia yang memerlukan pendampingan, maupun pasien yang harus dirujuk dari satu fasilitas kesehatan ke fasilitas lainnya, keberadaan ambulans dapat menjadi sarana penting dalam situasi yang membutuhkan penanganan cepat.

“Ambulans ini bukan sekadar kendaraan. Di dalamnya ada harapan masyarakat agar ketika ada keluarga yang sakit, ketika terjadi keadaan darurat, atau ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, mereka tidak merasa sendirian. Saya ingin masyarakat Banten tahu bahwa ada orang-orang yang siap bergerak bersama mereka,” ujar Edison.

Pesan tersebut menjadi bagian dari semangat kegiatan sosial yang dilakukan menjelang HUT ke-28 PAN. Selain melalui bantuan ambulans, Edison juga membangun jaringan relawan yang diharapkan dapat memperluas jangkauan kegiatan kemanusiaan di Banten II.

Sekitar 2.000 relawan tersebut diharapkan menjadi kekuatan sosial yang dapat bergerak lebih dekat dengan masyarakat dan membantu menjangkau warga yang membutuhkan pertolongan.

Bagi Edison, pengabdian sebagai wakil rakyat tidak mengenal sekat antara ruang parlemen dan daerah pemilihan. Aspirasi masyarakat memang dapat diperjuangkan melalui ruang rapat DPR RI, namun kehadiran wakil rakyat juga perlu diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.

Sebelas ambulans yang kini disiapkan untuk melayani masyarakat Banten II menjadi bagian dari semangat tersebut.

Ketika sirene berbunyi, yang bergerak bukan sekadar kendaraan, melainkan juga harapan, kepedulian, dan semangat gotong royong untuk memastikan masyarakat mendapatkan pertolongan saat dibutuhkan. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *