Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Ridho Rahmadi Mundur dari Ketum Partai Ummat, Ini Alasan Utamanya

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Ridho Rahmadi resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum DPP Partai Ummat. Keputusan tersebut diambil setelah Ridho mengaku kesulitan membagi waktu dan tenaga antara aktivitas politik dengan tugasnya sebagai Direktur Utama Politeknik AI di Yogyakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Ummat, Ansufri Idrus Sambo atau Ustaz Sambo, mengatakan kesibukan Ridho dalam mengelola kedua tanggung jawab tersebut menjadi alasan utama pengunduran dirinya.

“Alasan utama Mas Ridho Rahmadi mundur adalah karena beliau kesulitan untuk membagi waktu, pikiran dan tenaga antara Partai Ummat dan posisi beliau sebagai Direktur Politeknik AI di Jogja yang baru berumur setahun,” kata Ustaz Sambo kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, kedua posisi tersebut sama-sama membutuhkan konsentrasi, tenaga, dan waktu yang besar.

Ridho, kata Sambo, telah berupaya menjalankan keduanya secara bersamaan selama sekitar satu tahun.

Selama periode tersebut, Ridho harus bolak-balik antara Yogyakarta dan Jakarta untuk menjalankan tugas di kampus sekaligus mengurus Partai Ummat.

“Beliau sudah mencoba selama satu tahun ini bolak-balik Jogja-Jakarta untuk menjalankan kedua tugas tersebut bersamaan tapi akhirnya fisik beliau tidak kuat juga,” ujarnya.

Selain persoalan pembagian waktu, faktor kesehatan turut menjadi pertimbangan Ridho dalam mengambil keputusan tersebut. Sambo menyebut kondisi fisik Ridho menjadi salah satu alasan yang membuatnya akhirnya memilih mundur dari posisi ketua umum.

“Akhirnya beliau dengan bulat hati memutuskan untuk mundur dari Ketum Partai Ummat, tapi tetap berkiprah di partai sebagai anggota Majelis Syuro,” kata Sambo.

Ansufri Sambo Jadi Plt Ketua Umum
Setelah Ridho Rahmadi mengundurkan diri, Majelis Syura Partai Ummat menunjuk Ansufri Sambo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Ummat.

Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Buni Yani, membenarkan penunjukan tersebut.
“Betul,” kata Buni Yani saat dikonfirmasi pada Rabu (2/9/2026).

Dalam keterangan resminya, Majelis Syura Partai Ummat menyatakan telah menggelar Musyawarah Majelis Syura ke-8 pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Dalam musyawarah tersebut, Majelis Syura resmi menerima surat pengunduran diri Ridho Rahmadi dari jabatan Ketua Umum DPP Partai Ummat.

Pengunduran diri Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat juga disebut telah diterima.
Dengan keputusan tersebut, kepemimpinan Partai Ummat untuk sementara dilanjutkan oleh Ansufri Sambo hingga adanya keputusan organisasi selanjutnya.(Agus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *