Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Jelang Pelantikan, Sahabat Polisi Indonesia Perkuat Peran di Masyarakat

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka 

Sahabat Polisi Indonesia (SPI) menggelar konsolidasi organisasi menjelang pelantikan kepengurusan periode 2026–2031.

Agenda tersebut menjadi langkah awal memperkuat peran SPI sebagai mitra masyarakat dalam membangun komunikasi, edukasi, dan kolaborasi positif dengan kepolisian.

Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh, mengatakan kepengurusan baru akan diarahkan untuk menghadirkan kontribusi yang lebih nyata di tengah masyarakat.

“SPI harus hadir dengan kerja nyata dan menjadi jembatan positif antara masyarakat dan kepolisian,” ujar Fonda, Minggu 27 September 2026.

Menurut Fonda, peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban perlu terus diperkuat melalui edukasi dan kegiatan kemasyarakatan.

“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Masyarakat juga punya peran,” tegasnya.

Fonda mengatakan pengurus di tingkat pusat dan daerah akan didorong mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Sahabat Polisi Indonesia, Hendra Ferdiansyah, mengatakan konsolidasi dilakukan untuk memastikan seluruh jajaran siap menjalankan program setelah pelantikan.

“Setelah dilantik, semua harus langsung bekerja dengan program yang jelas,” ujar Hendra.

Hendra menyebut sejumlah bidang akan menjadi bagian dari penguatan program SPI, antara lain edukasi publik, kegiatan sosial kemasyarakatan, komunikasi dan media, serta pengembangan jaringan organisasi di daerah.

“Kami ingin setiap pengurus membawa program yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Menurut Hendra, SPI juga akan memperkuat ruang komunikasi antara masyarakat dan kepolisian melalui kegiatan edukasi, penyampaian informasi, dan berbagai aktivitas kemasyarakatan.

Pelantikan kepengurusan SPI periode 2026–2031 yang diagendakan pada 28 Oktober mendatang akan menjadi momentum dimulainya agenda kerja organisasi di tingkat nasional dan daerah.

Fonda menegaskan, keberadaan SPI harus diukur dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

“Ukuran keberhasilan SPI adalah manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Fonda. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *