Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Lapas Gunungsitoli Gandeng TASPEN Sosialisasikan Persiapan Kesejahteraan Hari Tua Pegawai

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Gunungsitoli | Harian Merdeka

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunungsitoli menggandeng TASPEN Group untuk menyosialisasikan program kesejahteraan hari tua kepada pegawai. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Gunungsitoli itu bertujuan meningkatkan pemahaman pegawai mengenai pentingnya mempersiapkan masa pensiun sejak dini, Kamis (08/10/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli, Sahat Bangun, dan diikuti pejabat struktural, perwakilan TASPEN Group, staf terkait, serta peserta magang.
Sahat Bangun mengatakan, pemahaman mengenai program kesejahteraan hari tua merupakan bagian penting dari perencanaan masa depan pegawai, terutama ketika memasuki masa purnabakti.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh pegawai mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai program dan layanan TASPEN, sehingga dapat mempersiapkan masa pensiun secara matang dan terencana,” demikian draf pernyataan Sahat Bangun yang perlu dikonfirmasi sebelum dipublikasikan.

Dalam kegiatan tersebut, TASPEN Group memaparkan sejumlah program dan layanan yang berkaitan dengan kesejahteraan pegawai, khususnya dalam menghadapi masa purnabakti. Pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan konsultasi.

Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai program TASPEN serta memperoleh penjelasan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Menurut Sahat, perhatian terhadap kesejahteraan pegawai tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas selama masa kerja, tetapi juga mencakup kesiapan menghadapi kehidupan setelah pensiun.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap pegawai semakin menyadari pentingnya perencanaan kesejahteraan sejak dini. Kesiapan menghadapi masa pensiun diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” pungkasnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif. Para peserta mengikuti pemaparan materi serta berpartisipasi dalam diskusi untuk memperdalam pemahaman mengenai layanan yang disosialisasikan.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Gunungsitoli dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai perencanaan kesejahteraan hari tua, pegawai diharapkan mampu mempersiapkan masa purnabakti secara lebih terarah sekaligus tetap menjalankan tugas pelayanan pemasyarakatan secara profesional.(Adi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *