Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Mahfud MD: Pak Prabowo, Jangan Lindungi Gibran!

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta Presiden Prabowo Subianto tidak menghalangi proses konstitusional dalam polemik persyaratan pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Mahfud menilai persoalan tersebut menjadi momentum bagi Prabowo untuk menunjukkan komitmen terhadap penegakan hukum, demokrasi, dan penghormatan terhadap konstitusi.

Dalam podcast Terus Terang bersama Rizal Mustary, Mahfud mengatakan Prabowo tidak perlu mengarahkan partai politik untuk mengambil langkah tertentu. Presiden cukup memastikan tidak ada hambatan terhadap proses yang ditempuh sesuai mekanisme konstitusional.

“Kalau Pak Prabowo mau dorong tegakkan aturan, laksanakan dengan benar agar tidak sewenang-wenang. Cukup mengatakan ‘saya tidak akan menghalangi’, itu bisa jalan,” kata Mahfud.

Ia menyarankan Prabowo menyampaikan sikap tersebut secara langsung kepada partai-partai politik agar proses konstitusional dapat berjalan tanpa intervensi yang menghambat.

“Panggil partai (dan sampaikan): ‘Saya tidak menghalangi Anda. Ini konstitusi, ini masalah peradaban yang sudah kita bangun 80 tahun lebih’,” ujarnya.

Mahfud menegaskan, sikap Presiden memiliki pengaruh terhadap dinamika politik dalam penyelesaian polemik Gibran. Menurut dia, proses konstitusional akan sulit berjalan apabila kepala negara justru menghalangi langkah politik yang ditempuh partai-partai.

“Tapi kalau Pak Prabowo menghalangi, ya tidak bakal jalan,” kata Mahfud.

Ia memandang situasi ini sebagai kesempatan bagi Prabowo untuk memperkuat kepercayaan publik melalui penegakan aturan dan penghormatan terhadap mekanisme demokrasi.

Mahfud juga menyinggung pengalaman Prabowo menghadapi dinamika dan sengketa pemilu pada masa lalu. Pengalaman tersebut, menurutnya, dapat menjadi pengingat pentingnya menjaga integritas proses demokrasi.

Hukum Jangan Kalah oleh Program Pemerintah

Mahfud turut mengaitkan persoalan penegakan hukum dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo.

Ia mengakui peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan tujuan penting. Namun, menurut Mahfud, keberhasilan program pemerintah harus berjalan beriringan dengan tata kelola yang baik, pemberantasan korupsi, serta penegakan hukum dan demokrasi.

“Tidak ada gunanya rakyat kenyang kalau peradaban hukum dan demokrasinya itu buruk. Mengenyangkan rakyat dengan MBG itu bagus, silakan asal jangan ada korupsinya. Tapi peradaban, demokrasi, dan hukum itu harus ditegakkan, dan kuncinya ada di tangan Pak Prabowo,” tegasnya. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *