Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Mendes Yandri Bidik Kebangkitan Ekonomi Desa Lewat Hari Desa Nasional 2027

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Bandung Barat | Harian Merdeka

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menargetkan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa melalui peringatan Hari Desa Nasional 2027. Berbagai kegiatan disiapkan untuk memperkuat persatuan warga, mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menggali potensi generasi muda di perdesaan.

Target tersebut disampaikan Yandri saat peluncuran Peringatan Hari Desa Nasional 2027 sekaligus pembukaan Liga Desa 2026–2027 di Lapangan Panglejar Cisomang Barat, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (10/10/2026).

Yandri berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu menggerakkan perekonomian desa sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat.

“Insyaallah dengan begini akan membangkitkan rasa persatuan kesatuan desa kemudian silaturahmi akan semakin kuat, UMKM akan bangkit, ekonomi desa akan bergerak,” ujar Yandri dalam keterangannya.

Peringatan Hari Desa Nasional 2027 akan dimeriahkan melalui Festival Bangun Desa Bangun Indonesia yang menghadirkan 14 jenis perlombaan. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam menunjukkan kemampuan dan mengembangkan potensi desa masing-masing.

Sejumlah perlombaan yang disiapkan meliputi Liga Desa, Desa Ekspor Terbaik, BUM Desa Terbaik, Pemuda-Pemudi Pelopor Desa Terbaik, Lomba Film Pendek, serta Desa Bebas Narkoba.

Pelaksanaan kegiatan tersebut menjangkau sejumlah provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Liga Desa Jadi Wadah Pengembangan Pemuda

Yandri menegaskan bahwa Liga Desa harus melibatkan pemain yang benar-benar berasal dari desa. Ketentuan tersebut bertujuan memastikan kompetisi menjadi sarana pencarian bakat sekaligus pengembangan potensi generasi muda di perdesaan.

Pengawasan terhadap persyaratan pemain dilakukan secara ketat dengan melibatkan Yandri, Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, serta sejumlah pihak terkait.

Menurut Yandri, pembangunan desa membutuhkan kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan nyata. Ia ingin potensi sumber daya manusia dan ekonomi lokal dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga berharap desa mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan memperluas peluang usaha bagi warganya. Dengan pengembangan potensi yang tepat, desa diharapkan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga berperan sebagai penggerak perekonomian nasional.

“Tidak perlu malu menjadi orang desa, insyaallah desa-desa di Jawa Barat desa-desa di Indonesia akan menjadi pelaku utama ekonomi Indonesia Insyaallah akan go internasional,” tegasnya.

Raffi Ahmad Tambah Hadiah Rp150 Juta

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, turut mendukung pengembangan potensi pemuda melalui Liga Desa. Ia berharap kompetisi tersebut dapat membuka peluang bagi pemain berbakat untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.

Sebagai bentuk dukungan, Raffi memberikan tambahan hadiah sebesar Rp150 juta bagi juara Liga Desa musim 2026–2027.

“Mudah-mudahan melalui Liga Desa semua jadi atlet nasional,” harap Raffi.

Melalui rangkaian Hari Desa Nasional 2027, pemerintah berharap pengembangan olahraga, pemberdayaan UMKM, penguatan badan usaha milik desa (BUM Desa), dan promosi potensi lokal dapat berjalan beriringan.

Kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa serta mendorong lahirnya generasi muda yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan daerahnya.

Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Bandung Barat Ritchie Ismail, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, serta anggota Komisi I DPR RI Verrel Bramasta.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *