Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Dua Hari Usai Blackout Batam, Darmawan Prasodjo Dicopot dari Dirut PLN

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Dua hari setelah pemadaman listrik total (blackout) melanda kawasan Batam, Bintan, dan Tanjungpinang, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo resmi diganti.

Pergantian Darmawan, yang akrab disapa Darmo, diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) pada Rabu (14/10/2026) malam.

Melalui RUPS tersebut, Suroso Isnandar ditunjuk sebagai Direktur Utama PLN yang baru. Suroso sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PLN.

Keputusan pergantian pucuk pimpinan ini dibenarkan oleh Komisaris Independen PLN, Andi Arief.

“Iya, pergantian Dirut. Pak Darmawan digantikan oleh Pak Suroso,” ujar Andi Arief.

Pergantian pimpinan ini terjadi saat masyarakat di Kepulauan Riau masih mengeluhkan dampak gangguan kelistrikan yang melanda sejak Senin (12/10/2026). Blackout tersebut menyebabkan pemadaman listrik selama belasan jam di Batam, serta berimbas ke Bintan dan Tanjungpinang yang terhubung melalui sistem interkoneksi kelistrikan.

Bahkan hingga Rabu (14/10/2026) pagi, sejumlah wilayah di Kabupaten Bintan dilaporkan belum mendapatkan pasokan listrik secara normal. Selain itu, pemadaman listrik turut melumpuhkan layanan distribusi air bersih dan jaringan telekomunikasi.

Pihak PLN Batam sebelumnya mengonfirmasi bahwa insiden blackout dipicu oleh seekor monyet liar yang masuk ke kawasan Gardu Induk 150 kV Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Batam.

Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang mengaitkan secara langsung keputusan pergantian Darmawan Prasodjo dengan insiden pemadaman listrik di Kepulauan Riau.

Darmawan Prasodjo diketahui telah menjabat sebagai Direktur Utama PLN sejak 6 Desember 2021. Sementara itu, Suroso Isnandar kini memimpin PT PLN (Persero) dan untuk sementara masih merangkap jabatan lamanya hingga pengganti resmi ditunjuk.

Pergantian pimpinan ini menjadi sorotan utama di tengah dorongan publik agar keandalan sistem pasokan listrik di wilayah Batam, Bintan, dan Tanjungpinang dapat segera diperbaiki secara menyeluruh. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *