Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Wali Kota Gunungsitoli Ajak Petani Tingkatkan Produksi Pangan Lokal

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Gunungsitoli | Harian Merdeka

Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli mengajak para petani mengoptimalkan potensi pertanian lokal untuk meningkatkan produksi pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

Ajakan itu disampaikan Sowa’a saat berdialog dengan para petani di Aula Pertemuan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Gunungsitoli, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Gunungsitoli tersebut dihadiri Kepala Dinas Darmawan Zagoto bersama jajaran perangkat daerah dan penyuluh pertanian.

Sejumlah petani dari berbagai wilayah turut hadir dengan membawa beragam komoditas, mulai dari jagung, kelapa, cabai, padi, pisang, karet, hingga komoditas pertanian lainnya.

Dalam arahannya, Sowa’a menyoroti ketergantungan daerah terhadap pasokan sejumlah kebutuhan pokok dari luar wilayah. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengoptimalkan potensi sumber daya pertanian yang dimiliki Kota Gunungsitoli.

Dia mendorong para petani agar mengelola usaha tani secara serius dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga memperkuat kemandirian dan kedaulatan pangan daerah melalui pemanfaatan hasil produksi lokal.

“Optimalisasi potensi pertanian daerah menjadi salah satu langkah penting untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah,” demikian arah kebijakan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Dalam sesi dialog, sejumlah petani menyampaikan kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usaha tani. Dua persoalan yang mencuat adalah keterbatasan alat pertanian serta kesulitan mendapatkan pihak yang bersedia menampung hasil panen.

Persoalan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena peningkatan produksi harus diimbangi dengan ketersediaan sarana pertanian dan akses pemasaran yang memadai.

Dengan demikian, hasil panen tidak hanya meningkat, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani.
Pengembangan sektor pertanian membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan petani.

Perencanaan pengembangan komoditas juga perlu mempertimbangkan kesesuaian lahan, kebutuhan pasar, kapasitas produksi, serta dukungan sarana dan prasarana pertanian.

Masukan yang disampaikan para petani dalam pertemuan tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah pembinaan dan pengembangan sektor pertanian ke depan, termasuk upaya mendukung kebutuhan sarana produksi serta memperluas akses pemasaran hasil panen.

Pemko Gunungsitoli berharap dialog tersebut dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah dan petani, sekaligus mendorong komitmen bersama dalam mengembangkan potensi pertanian lokal.

Melalui peningkatan produktivitas, dukungan sarana pertanian, dan pemasaran hasil panen yang lebih baik, sektor pertanian diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Upaya ini sejalan dengan semangat Gunungsitoli Hebat, yakni mengoptimalkan potensi daerah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan pengembangan pertanian yang berkelanjutan, Kota Gunungsitoli diharapkan secara bertahap mampu memenuhi lebih banyak kebutuhan pangan dari hasil produksi sendiri sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.(Adi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *