Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Raja Juli Menteri Terburuk Versi IPO, Presiden Prabowo Didesak Segera Reshuffle

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Usai lembaga survei Parameter Politik Indonesia (PPI), Indonesia Political Opinion (IPO) juga merilis Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebagai menteri berkinerja paling buruk.

Raja Juli menteri berkinerja paling buruk dinilai oleh publik, berdasarkan hasil survei terbaru IPO yang dirilis, Sabtu (24/10/2026).

“Berdasarkan penilaian responden mengenai nama menteri yang bekerja paling buruk, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menempati urutan pertama dengan 36,6 persen, disusul Menteri HAM Natalius Pigai sebesar 21,8 persen,” demikian catatan laporan rilis evaluasi dua tahun Kabinet Merah Putih oleh IPO.

Dalam survei tersebut, responden diminta memilih menteri yang dinilai berkinerja paling buruk dengan basis respons sebesar 67,5 persen.

Sementara itu, responden yang menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban (TT/TJ) tercatat sebesar 32,5 persen.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah Putra, menyatakan persepsi negatif publik terhadap sejumlah menteri memiliki dasar penilaian yang nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, hal ini menjadi sinyal mendesak bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah perombakan kabinet (reshuffle).

“Semua menteri yang masuk kategori buruk memang memiliki alasan cukup kuat, misalnya saja Raja Juli Antoni, Nusron Wahid, dan Natalius Pigai. Publik menilai kinerja buruk dari pengetahuan umum, dan itu perlu dipertimbangkan Presiden untuk melakukan evaluasi termasuk reshuffle,” kata Dedi, Sabtu (24/10/2026).

Berikut Daftar Menteri Berkinerja Terburuk Hasil Survei IPO:

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni: 36,6 persen

Menteri HAM Natalius Pigai: 21,8 persen

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo: 9,4 persen

Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono: 8,3 persen

5.Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: 6,5 persen

6.Menteri Ketenagakerjaan Yassierli: 5,7 persen

7.Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti: 5,3 persen

8.Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait: 4,2 persen

9.Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi: 3,9 persen

(Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *