Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Teka-Teki Ketum Parpol ‘Norak’ di Balik Penyadapan Prabowo

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Bola liar skandal penyadapan telepon Presiden Prabowo Subianto tidak berhenti pada eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Host Obor Rakyat Reborn, Setiyardi Budiono, dalam sebuah video menyebutkan keterlibatan seorang ketua umum partai politik di balik operasi spionase tersebut.

“Obor Rakyat mendapatkan informasi valid dari beberapa narasumber bahwa ada seorang ketua umum partai terlibat dalam kasus penyadapan kepada Presiden Prabowo,” kata Setiyardi melalui kanal YouTube @OborRakyatReborn, Kamis (5/11).

Mantan jurnalis Tempo yang pernah dipenjara dalam kasus fitnah Jokowi itu menyebutkan bahwa fakta itu sudah diketahui para penyidik Mabes Polri. Ia menyebutkan tiga jam sebelum penangkapan para jenderal, berlangsung rapat koordinasi yang dipimpin sang ketum.

“Mereka ada belasan melakukan rapat koordinasi di kawasan Widya Chandra. Penyidik sudah tahu bahwa rapat ini sering dilakukan di mana ketum parpol ini sering hadir,” ujarnya.

Meski mengaku sudah mengetahui sosok sang ketum, Setyardi enggan buka-bukaan karena tidak ingin mengganggu jalannya penyidikan kepolisian.

Ia hanya menyampaikan clue mengenai sosok ketum tersebut. “Ketua umum ini dikenal sangat dekat dengan Solo, agak norak (orangnya). Ketum parpol ini hidupnya penuh dengan kontradiksi,” ujarnya.

Sejauh ini, Bareskrim Polri belum menyebutkan adanya tersangka baru. Dalam keterangan pers Selasa malam lalu, polisi menyebutkan sasaran penyadapan adalah Presiden Prabowo, termasuk para ketua umum partai politik. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *