Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Mensesneg Apresiasi Antusiasme 336 Ribu Pendaftar War Ticket HUT RI

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | Harian Merdeka

Antusiasme masyarakat untuk menghadiri langsung Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, mendapat apresiasi dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Tercatat lebih dari 336 ribu masyarakat mengikuti pendaftaran undangan atau “war ticket” yang dibuka pemerintah melalui laman Pandang Istana pada 5-9 Agustus 2026.

Prasetyo mengatakan, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya keinginan masyarakat untuk ikut menyaksikan secara langsung rangkaian peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus mendatang.

“Berkaitan dengan hal tersebut juga kami selaku Ketua Panitia, selaku Mensesneg menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi di dalam ‘war ticket’ untuk mendapatkan undangan,” ujar Prasetyo di Gedung Nusantara III DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, jumlah pendaftar tersebut jauh melebihi kapasitas awal yang disediakan panitia. Dari sekitar 5.500 slot undangan yang dibuka melalui mekanisme war ticket, pendaftar mencapai lebih dari 336 ribu orang hanya dalam empat hari.

Prasetyo menilai tingginya antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa semangat masyarakat untuk memperingati kemerdekaan secara langsung di Istana masih sangat besar.

“Ini menunjukkan dan membuktikan antusias masyarakat untuk dapat hadir mengikuti peringatan detik-detik proklamasi sangat tinggi,” ungkapnya.

Melihat besarnya minat masyarakat, pemerintah kemudian mengambil keputusan untuk menambah kapasitas undangan. Panitia menyiapkan satu blok tambahan dengan daya tampung sekitar 3.400 orang.

Tambahan undangan tersebut akan diperuntukkan bagi dua agenda, yakni Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari serta Upacara Penurunan Bendera pada sore hari.

Masyarakat yang ingin mendapatkan tambahan undangan tersebut dapat kembali mengikuti mekanisme pendaftaran melalui laman Pandang Istana mulai Selasa, 11 Agustus 2026.

“Oleh karena itulah kemarin kami memutuskan sebagai panitia akan membuat tambahan satu blok lagi yang kurang lebih kapasitasnya mencapai 3.400 nanti tentu akan kita bagi menjadi dua sesi yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera untuk menambah atau mengakomodir jumlah supaya jauh lebih banyak masyarakat dapat ikut hadir di Istana,” jelas Prasetyo.

Selain menambah kapasitas, pemerintah juga akan memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang sebelumnya belum pernah memperoleh kesempatan menghadiri upacara peringatan kemerdekaan secara langsung di Istana.

Kebijakan tersebut diambil agar akses untuk menyaksikan momentum bersejarah itu dapat diberikan secara lebih merata kepada masyarakat.

“Kita akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kita, masyarakat kita yang belum pernah sama sekali,” lanjutnya.

Prasetyo juga mengapresiasi berbagai kegiatan yang digelar masyarakat di berbagai daerah dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, beragam kegiatan mulai dari perlombaan tradisional hingga aktivitas kreatif yang memanfaatkan perkembangan zaman menjadi bagian dari ekspresi masyarakat dalam memeriahkan Bulan Kemerdekaan.

Ia mengajak masyarakat untuk terus mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan positif sesuai profesi, kemampuan, dan bidang masing-masing.

“Tentu kita semua memiliki keahlian, memiliki profesi, memiliki bidang masing-masing yang sebagai anak-anak Indonesia, mari semua di bulan kemerdekaan ini kita isi sesuatu hal dengan penuh rasa cinta tanah air, penuh semangat persatuan, penuh nasionalisme, penuh kebanggaan kepada bangsa dan negara yang kita cintai,” pungkasnya.(zma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *