Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

28 Gudang di Tangerang Terbakar Akibat Terlambat Lapor Damkar

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Tangerang | Harian Merdeka

Sebanyak 28 bangunan di kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan petugas masih melakukan pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain. “Iya sudah 28 gudang dan saat ini masih dalam penanganan,” ujarnya, Rabu, 16 September 2026.

Taufik menyebut beberapa bangunan gudang yang terbakar sudah mengalami keruntuhan konstruksi. Berdasarkan data Pusat Pengendali Operasi (Pusdal Ops) BPBD Kabupaten Tangerang, api diduga berasal dari gudang spring bed di kawasan tersebut.

Menurut Taufik, api dapat menjalar ke puluhan gudang karena laporan kebakaran terlambat disampaikan ke pos damkar BPBD terdekat. “Mereka melapornya terlambat ke Pos Kosambi atau ke Pusdalops,” ucap Taufik.

BPBD mengerahkan 30 personel dan enam armada pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran tersebut. Selain itu, dua unit armada dari otoritas Bandara Soekarno-Hatta turut memberikan perbantuan.

Hingga saat ini, proses pemadaman masih berlangsung. Taufik menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka, meski kebakaran sempat menimbulkan kepanikan warga di kawasan tersebut.

Terpisah, Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Yudistiawan menyatakan kebakaran terjadi di sekitar area luar Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Ia memastikan operasional Bandara Soetta tetap berjalan normal.

Situasi di lokasi kejadian telah ditangani secara intensif oleh pihak terkait, meski asap hitam tebal sempat membubung. “Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama,” katanya. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *