Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Surya Paloh: Gerakan Perubahan NasDem Bukan Sekadar Agenda Pemilu

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan bahwa gerakan perubahan harus terus berjalan dan tidak boleh hanya hadir ketika memasuki momentum pemilihan umum.

Pesan tersebut disampaikan Surya Paloh saat membuka Laboratorium Gerakan (LAGA) Perubahan 2.0 “NasDem Naik Kelas”, Pelatihan Kader Penggerak untuk Pengembangan Partai Angkatan VIII di Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan kader Partai NasDem yang berasal dari Sulawesi Selatan, Bali, dan Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan itu, Surya Paloh mempertanyakan alasan Indonesia belum mampu menjadi bangsa yang lebih hebat, meski memiliki berbagai potensi serta cita-cita besar yang telah diwariskan para pendiri bangsa.

Menurut Surya, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan besarnya sumber daya yang dimiliki Indonesia, tetapi juga bagaimana seluruh elemen bangsa mampu menggunakan akal sehat dan melihat kondisi secara objektif.

“Jawaban yang paling sederhana adalah karena kita selalu mempermainkan akal sehat kita. Kita tidak jujur kepada objektivitas sebagai fakta yang ada di tengah-tengah kehidupan bangsa yang kita miliki,” ujar Surya Paloh.

Ia mengatakan, kemajuan bangsa tidak cukup hanya dibicarakan melalui berbagai gagasan maupun retorika. Menurutnya, diperlukan kemauan untuk bergerak dan melakukan tindakan nyata agar cita-cita yang selama ini dibicarakan dapat diwujudkan.

Surya juga menekankan pentingnya membangun kesadaran politik di tengah masyarakat. Dalam konteks tersebut, pendidikan politik dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam membangun gerakan perubahan.

Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis untuk memberikan pendidikan politik sekaligus mendorong masyarakat memahami berbagai persoalan kebangsaan.

Surya Paloh menegaskan, gerakan perubahan bukan sekadar agenda yang dilakukan untuk menghadapi pemilu gerakan tersebut harus menjadi proses yang terus berlangsung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Itulah hakikinya gerakan perubahan maka ini adalah suatu hal yang bersifat abadi dalam kehidupan kita tidak terbatas pada pemilu satu kepada pemilu berikutnya,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan kader NasDem agar tidak memandang politik hanya sebagai aktivitas yang berlangsung ketika masa kampanye atau menjelang pemilu.

Bagi Surya, proses politik harus berjalan lebih panjang dengan menghadirkan pendidikan, gagasan, serta kerja nyata di tengah masyarakat.

Karena itu, melalui kegiatan LAGA Perubahan 2.0, kader NasDem didorong untuk memperkuat kapasitas dan menjalankan fungsi partai di tengah masyarakat.

Surya berharap kader yang mengikuti pelatihan tersebut mampu membawa gagasan perubahan secara berkelanjutan dan tidak berhenti setelah satu momentum politik selesai.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan Surya terhadap pentingnya kesinambungan gerakan politik. Menurutnya, perubahan harus dibangun melalui proses yang konsisten, bukan hanya muncul ketika kepentingan elektoral sedang berlangsung. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *