Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Tinjau Sekolah Rakyat di Jayapura, AHY Tegaskan Komitmen Putus Rantai Kemiskinan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jayapura | Harian Merdeka

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menilai pendidikan dasar bagi keluarga kurang mampu. Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi salah satu program pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan.

AHY menyampaikan hal tersebut saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 75 di Jayapura, Jumat, 18 September 2026. Ia juga menyapa siswa SD, SMP, dan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 29.

AHY mengatakan keterbatasan ekonomi dapat membuat keluarga kesulitan menyekolahkan anak. “Ketika keluarga kurang mampu tidak memiliki kapasitas menyekolahkan putra-putrinya, negara harus hadir,” kata AHY.

Menurut AHY, setiap warga negara memiliki hak memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Karena itu, pemerintah menghadirkan Sekolah Rakyat bagi keluarga yang membutuhkan dukungan pendidikan.

“Pendidikan itu sangat mendasar,” ujarnya.

“Setiap warga negara memiliki hak mendapatkan pendidikan yang berkualitas.” Ia mengatakan pendidikan menjadi dasar untuk membangun sumber daya manusia di Papua.

AHY mengatakan kekayaan sumber daya alam Papua perlu didukung sumber daya manusia yang mampu mengelolanya. “Yang pertama dan utama harus dibangun adalah sumber daya manusianya,” kata AHY.

AHY mengatakan manfaat program tersebut terlihat dari pengalaman siswa yang ditemuinya.

Menurutnya, siswa menyampaikan Sekolah Rakyat membantu meringankan beban orang tua dan keluarga.

“Mereka mengatakan Sekolah Rakyat telah membantu meringankan beban orang tuanya,” ujarnya. Para siswa juga menyampaikan keinginan belajar dan mencapai cita-cita mereka.

AHY berharap seluruh pihak mendukung keberlanjutan pendidikan bagi generasi penerus di Papua. Menurutnya, dukungan tersebut diperlukan agar anak-anak dapat tumbuh dan mencapai cita-cita mereka. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *