Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur Ditangkap di Bandara Dekai, TNI Sebut Hendak Beli Senjata Api

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Yahukimo I Harian Merdeka

Pasukan TNI menangkap Abdon Kisamdu, yang disebut sebagai Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026).

Penangkapan tersebut dilakukan personel Yon 462 Pasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III.

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto dalam keterangan tertulisnya menyebut Abdon ditangkap sekitar pukul 14.59 WIT, sesaat setelah pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan PK-YSC jenis Boeing 737-500 mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai.
Menurut Lucky, Abdon sebelumnya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Mabes Polri.

Sebelum penangkapan, personel TNI disebut telah mengamankan akses keluar-masuk bandara. Setelah Abdon turun dari pesawat, personel langsung mengamankannya dan membawanya ke salah satu ruang isolasi di Bandara Nop Goliat Dekai.

Disebut Hendak Membeli Senjata Api
Dalam pemeriksaan awal, TNI menyebut Abdon mengaku datang ke Dekai untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang di kawasan Kali Seng, Yahukimo.
Keterangan tersebut, menurut TNI, diperkuat dengan bukti percakapan yang ditemukan pada perangkat elektronik milik Abdon.

“Terkonfirmasi berada di dalam Pesawat Trigana Pax PK-YSC Jenis B737-500 yang akan mendarat pada pukul 14.59 WIT,” kata Lucky dalam keterangannya.

TNI menilai penangkapan tersebut penting karena, berdasarkan catatan aparat, kelompok yang dikaitkan dengan Abdon disebut pernah melakukan sejumlah aksi kekerasan dan tindak kriminal di wilayah Pegunungan Bintang.

Namun, dugaan rencana pembelian senjata api maupun keterlibatan Abdon dalam tindak pidana tetap harus dibuktikan melalui proses hukum dan pemeriksaan aparat penegak hukum.

Akan Diserahkan ke Polres Yahukimo
Setelah penangkapan, TNI menyatakan Abdon akan diserahkan kepada Polres setempat untuk menjalani proses hukum.

Lucky mengatakan keberhasilan penangkapan tersebut merupakan hasil kerja personel TNI dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengamanan Bandara Nop Goliat Dekai.

“Rencananya, yang bersangkutan akan kami serahkan ke Polres setempat, agar proses hukum terhadap Abdon Kisamdu dapat segera dilakukan,” ujar Lucky.

Pangkogabwilhan III juga menyampaikan bahwa operasi aparat di Papua akan terus dilakukan terhadap orang-orang yang diduga terlibat tindak pidana kekerasan.

Ia menegaskan tindakan personel TNI, menurutnya, akan tetap mengacu pada undang-undang dan aturan yang berlaku serta mengedepankan Rules of Engagement (ROE).

TNI Tegaskan Operasi Mengacu Hukum
Lucky menyatakan prinsip keselamatan masyarakat menjadi salah satu pedoman dalam pelaksanaan tugas aparat di wilayah Papua.
Ia mengutip prinsip salus populi suprema lex esto, yang berarti keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

“TNI-Polri bersama seluruh aparat penegak hukum di ufuk timur Indonesia, akan terus mengejar dan menangkap seluruh pelaku kejahatan kemanusiaan di Tanah Papua,” kata Lucky.

Ia menambahkan, personel TNI di bawah kendali Kogabwilhan III akan mengambil tindakan berdasarkan ketentuan hukum dan mengedepankan profesionalitas serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Penangkapan Abdon kini menunggu proses lebih lanjut setelah diserahkan kepada kepolisian.

Pemeriksaan terhadap tersangka dan barang bukti akan menjadi bagian penting untuk memastikan dugaan rencana transaksi senjata api serta perkara lain yang dikaitkan dengannya.(Agus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *