Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Sekjen Golkar Sebut Nusron Wahid Telah Tanggalkan Jabatan Pengurus DPP Sejak Lama

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid ternyata telah meninggalkan struktur kepengurusan DPP Partai Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu. Sekjen Partai Golkar, M. Sarmuji mengatakan, Nusron mundur dari kepengurusan karena kemungkinan ingin memusatkan perhatian pada urusan lain.

“Pak Nusron mundur dari pengurus lebih dari enam bulan lalu. Mungkin mau fokus untuk hal lain,” kata Sarmuji saat dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Senin, 21 September 2026.

Meski demikian, Sarmuji tidak menjelaskan, secara rinci urusan yang menjadi fokus Nusron setelah tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan Golkar. Pengunduran diri Nusron dari kepengurusan DPP Golkar, sebelumnya juga telah dikonfirmasi Waketum Golkar, Ahmad Doli Kurnia.

Doli menyebutkan, pengajuan pengunduran diri tersebut telah disampaikan Nusron beberapa bulan sebelum kabar itu mencuat ke publik. “Saudara Nusron memang sudah mengajukan pengunduran diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu,” kata Doli kepada wartawan, Sabtu, 19 September 2026.

Pernyataan tersebut menguatkan, bahwa Nusron tidak lagi berada dalam jajaran pengurus DPP Partai Golkar. Meski tidak lagi menjadi pengurus, Nusron masih tercatat sebagai kader Partai Golkar.

Sarmuji sebelumnya menyebut Nusron tetap berstatus sebagai anggota atau kader biasa partai. Tepatnya, setelah mengundurkan diri dari struktur kepengurusan DPP Golkar.

Posisi Nusron di Struktur Golkar Sebelum mengundurkan diri, Nusron merupakan bagian dari kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2024-2029. Dalam struktur yang dipimpin Ketua Umum Bahlil Lahadalia tersebut, Nusron menjabat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian.

Sarmuji mengatakan pengunduran diri Nusron telah disampaikan langsung kepada Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Namun, alasan detail di balik keputusan tersebut tidak diketahui secara pasti oleh Sarmuji. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *