Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

GIIAS 2026 Dipenuhi Merek Baru, Pengunjung Nilai Persaingan Otomotif Semakin Menarik

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Tangerang | Harian Merdeka

Bertambahnya jumlah merek kendaraan yang hadir dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 membuat pilihan bagi konsumen otomotif semakin beragam. Namun, banyaknya pemain baru juga membuat sebagian pengunjung perlu lebih selektif dalam menentukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan.

Sejumlah pengunjung GIIAS 2026 mengaku perkembangan industri otomotif saat ini berlangsung sangat cepat, terutama dengan semakin banyaknya merek pendatang baru yang menawarkan berbagai teknologi dan fitur modern.

Riyan, salah satu pengunjung GIIAS 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, mengatakan dirinya cukup terkejut dengan banyaknya merek kendaraan yang kini hadir di pasar Indonesia.

Menurutnya, jika sebelumnya masyarakat lebih familiar dengan merek asal Jepang dan Eropa, kini produsen asal China mulai menjadi perhatian karena menawarkan produk dengan fitur lengkap dan harga kompetitif.

“Dulu kita lebih sering mengenal merek Jepang atau Eropa. Sekarang pilihan semakin banyak, terutama dari merek China, jadi memang harus lebih banyak mencari informasi sebelum memilih,” ujar Riyan.

Meski mengaku perlu waktu untuk mengenali berbagai merek baru, ia menilai kehadiran pemain baru membawa dampak positif karena membuat persaingan industri otomotif semakin berkembang.

Menurutnya, konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan dengan berbagai pertimbangan, mulai dari harga, teknologi, desain, hingga fitur kendaraan.

Hal senada disampaikan Satrio Suryono (41). Ia justru menilai banyaknya merek yang hadir menjadi keuntungan bagi masyarakat karena memberikan alternatif yang lebih luas.

“Bukan bingung, justru senang karena pilihannya semakin banyak. Persaingan juga menjadi lebih sehat,” katanya.

Satrio menilai sejumlah kendaraan asal China kini memiliki kualitas yang semakin kompetitif. Bahkan, saat berkunjung ke GIIAS 2026, ia memutuskan membeli kendaraan listrik dari salah satu merek asal China, Aira EV.

Sementara itu, Ken mengaku masih membutuhkan waktu untuk memahami karakter masing-masing merek baru yang bermunculan. Menurutnya, banyaknya pilihan membuat konsumen harus lebih cermat dalam membandingkan produk.

“Ada beberapa merek yang baru saya dengar. Dari sisi harga dan fitur memang menarik, tetapi untuk kekuatan nama merek, produsen lama masih memiliki keunggulan,” ujarnya.

Di sisi lain, Chandra melihat semakin banyaknya pelaku industri otomotif sebagai perkembangan positif bagi konsumen. Menurutnya, persaingan antarprodusen dapat mendorong harga yang lebih kompetitif sekaligus meningkatkan kualitas produk.

“Kompetisi yang semakin banyak membuat konsumen mendapatkan lebih banyak keuntungan. Pilihan bertambah dan produsen juga berlomba memberikan yang terbaik,” katanya.

Ia mengaku masih menggunakan kendaraan asal Jepang karena faktor pengalaman dan kepercayaan terhadap kualitas. Namun, menurutnya, kendaraan dari merek baru, termasuk asal China, mulai memiliki daya tarik dan berpotensi menjadi pilihan masyarakat ke depan.

Dengan semakin banyaknya merek yang hadir di GIIAS 2026, konsumen kini memiliki kesempatan lebih luas untuk membandingkan berbagai pilihan kendaraan sesuai kebutuhan, mulai dari mobil konvensional hingga kendaraan listrik berbasis teknologi terbaru.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *