Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Arsenal Lepas 26 Tembakan, Fleetwood Singkirkan The Gunners Lewat Adu Penalti

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Arsenal mendominasi permainan, tetapi gagal melaju ke perempat final Carabao Cup 2026/2027. Meski melepaskan 26 tembakan dan menguasai 78 persen bola, The Gunners tersingkir setelah kalah adu penalti dari Fleetwood Town.

Arsenal bermain imbang 1-1 selama 90 menit dalam laga babak keempat Carabao Cup di Highbury Stadium, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB. Fleetwood, klub yang berkompetisi di League Two atau kasta keempat Liga Inggris, kemudian menang 5-3 dalam adu penalti.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Arsenal. Mereka mencatatkan 26 percobaan tembakan, jauh lebih banyak dibandingkan tiga tembakan milik Fleetwood. Arsenal juga membukukan nilai expected goals (xG) sebesar 2,21, tetapi hanya mampu mencetak satu gol.

Fleetwood lebih dahulu membuka keunggulan melalui Aaron Loupalo-Bi pada menit ke-21. Arsenal baru mampu menyamakan kedudukan lima menit setelah babak kedua dimulai melalui Viktor Gyokeres.

The Gunners terus menekan demi mencari gol kemenangan. Namun, sejumlah peluang mereka berhasil digagalkan kiper Jay Lynch. Situasi Arsenal semakin sulit setelah Max Dowman menerima kartu merah langsung pada menit ke-85.

Pemain muda kelahiran 2009 itu diusir setelah menendang ke arah Harrison Neal seusai terlibat duel keras. Arsenal pun harus menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan tim yang berhak melaju ke perempat final.

Bruno Guimaraes Gagal, Fleetwood Melaju

Fleetwood tampil tenang dalam adu penalti. Kelima eksekutornya berhasil menjalankan tugas, sedangkan Arsenal gagal melalui Bruno Guimaraes.

Sepakan Guimaraes mampu ditepis Jay Lynch. Tiga penendang Arsenal lainnya sukses mencetak gol, tetapi kegagalan tersebut membuat mereka tidak mampu menyamai catatan sempurna Fleetwood.

Conor Haughey kemudian memastikan kemenangan tuan rumah melalui eksekusi penalti terakhir. Adu penalti berakhir dengan skor 5-3 untuk Fleetwood.

Hasil ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Fleetwood. Klub League Two tersebut untuk pertama kalinya melaju ke perempat final Carabao Cup setelah menyingkirkan Arsenal.

Fleetwood Ukir Sejarah, Arsenal Tersingkir

Kelolosan Fleetwood juga mengingatkan pada catatan historis sepak bola Inggris. Menurut statistik Opta dalam bahan awal, terakhir kali tim divisi keempat menyingkirkan juara bertahan kasta tertinggi Inggris terjadi pada 1992, ketika Arsenal juga menjadi tim yang tersingkir.

Namun, catatan tersebut perlu dipahami secara tepat. Fleetwood dan Arsenal bermain imbang selama 90 menit, sehingga kelolosan Fleetwood ditentukan melalui adu penalti, bukan kemenangan dalam waktu normal.

Fleetwood kini menunggu hasil undian untuk mengetahui lawannya di perempat final Carabao Cup. Sementara itu, bagi Arsenal, dominasi penguasaan bola dan jumlah tembakan tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kejutan besar di turnamen tersebut.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *