Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Prabowo Siapkan Pembinaan Atlet Sejak Dini, Bonus Peraih Medali Capai Rp3 Miliar

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada para atlet Indonesia yang berhasil meraih medali pada Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5 di Aichi-Nagoya, Jepang, September 2026. Pemerintah juga berkomitmen memperkuat pembinaan atlet agar prestasi olahraga nasional terus meningkat.

Komitmen tersebut disampaikan Prabowo saat menyerahkan bonus dan penghargaan kepada atlet peraih medali pada Kamis (29/10). Ia mengaku bangga atas perjuangan kontingen Indonesia yang telah membawa pulang puluhan medali dari kedua ajang tersebut.

Pada Asian Games, Indonesia mengoleksi 39 medali, terdiri atas lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Sementara dari Asian Para Games, kontingen Merah Putih berhasil meraih 73 medali, yakni 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu.

Prabowo mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang pencapaian individu, tetapi juga menyangkut kehormatan dan kekuatan bangsa.

“Olahraga adalah kehormatan bangsa, bangsa yang kuat akan mencerminkan bahwa rakyatnya kuat, rakyat yang kuat, rakyat yang semangat. Rakyat yang semangat, bangsa semangat, bangsa tidak dapat ditaklukan, kita ingin jadi bangsa yang terhormat,” kata Prabowo.

Untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional, Prabowo meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ia menilai proses tersebut harus dimulai sejak usia sekolah dasar dengan dukungan pendidikan berkualitas dan fasilitas olahraga yang memadai.

“Kita harus membina dari anak-anak SD, untuk itu sekolah-sekolah akan kita perbaiki di seluruh Indonesia. Setiap kabupaten harus ada sekolah unggulan, setiap kecamatan akan kita perbaiki sekolah-sekolah, kita akan tambah sarana olahraga di setiap sekolah,” katanya.

Prabowo menilai Indonesia masih perlu bekerja lebih keras untuk mencetak atlet berprestasi di tingkat internasional. Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk bersatu menyusun strategi pembinaan yang lebih sistematis.

“Para pemimpin negara, para pengelola, mari kita bersatu, berjuang merumuskan langkah-langkah terbaik untuk bangsa kita, untuk anak-anak kita, untuk masa depan Indonesia,” jelasnya.

Bonus atlet dan pelatih berprestasi

Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan kontingen Indonesia, pemerintah memberikan bonus dengan besaran berbeda berdasarkan jenis medali dan nomor pertandingan.

Untuk atlet nomor perorangan, peraih medali emas mendapatkan bonus Rp3 miliar, perak Rp525 juta, dan perunggu Rp262,5 juta. Pada nomor ganda, bonus yang diberikan masing-masing sebesar Rp2,4 miliar untuk emas, Rp420 juta untuk perak, dan Rp210 juta untuk perunggu.

Sementara itu, atlet nomor beregu memperoleh bonus Rp1,5 miliar untuk medali emas, Rp315 juta untuk perak, dan Rp157,5 juta untuk perunggu.

Penghargaan juga diberikan kepada para pelatih yang mendampingi atlet hingga meraih prestasi. Pelatih nomor perorangan atau ganda mendapatkan bonus Rp900 juta untuk emas, Rp157,5 juta untuk perak, dan Rp78,75 juta untuk perunggu.

Adapun pelatih nomor beregu menerima bonus Rp1,2 miliar untuk emas, Rp210 juta untuk perak, dan Rp105 juta untuk perunggu.

Untuk medali kedua dan seterusnya yang diraih atlet, pelatih memperoleh bonus tambahan sebesar Rp450 juta untuk emas, Rp78,75 juta untuk perak, dan Rp39,375 juta untuk perunggu.

Prabowo menegaskan, pemberian bonus tersebut bukan sekadar hadiah, melainkan bentuk pengakuan negara terhadap kerja keras atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia.

“Sekali lagi, terima kasih atas perjuangan kalian. Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia. Berjuang terus, berprestasi terus. Indonesia harus jadi bangsa yang menang,” katanya.

Acara penyerahan bonus turut dihadiri sejumlah pengurus organisasi olahraga, antara lain Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia Muhammad Herindra, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid, serta Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Listyo Sigit Prabowo.

Hadir pula Chef de Mission kontingen Indonesia di Asian Para Games Reda Manthovani dan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Indonesia (PB PABSI) Rosan Roeslani.

Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih juga menghadiri kegiatan tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *