Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Investor Raksasa Ingin Tanam Ratusan Ribu Mangrove di Indonesia, Jumhur: Mereka Sudah Datangi Pemerintah

Bagikan: Facebook X WhatsApp

DENPASAR I Harian Merdeka

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat, mengungkapkan adanya minat besar dari investor raksasa untuk berinvestasi dalam program penanaman mangrove di Indonesia.

Hal itu disampaikan Jumhur saat berpidato dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia yang digelar di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (26/7/2026).

Jumhur mengatakan, para investor tersebut bahkan telah mendatangi pemerintah untuk menyampaikan keinginan menanam ratusan ribu mangrove dan jenis tanaman sejenis lainnya.

“Saya dan Pak Sakti Wahyu Trenggono dan pastinya dengan Kementerian Kelautan dan Kementerian Kehutanan sudah didatangi oleh para investor yang raksasa. Mereka ingin menanam ratusan ribu mangrove dan sebagainya,” kata Jumhur.
Menurutnya, ketertarikan investor tersebut menunjukkan bahwa ekosistem mangrove memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam menjaga lingkungan, tetapi juga membuka peluang investasi hijau di Indonesia.
Meski demikian, rencana penanaman mangrove dalam skala besar membutuhkan koordinasi lintas kementerian agar pelaksanaannya tetap memperhatikan aspek ekologis, tata ruang, serta keberlanjutan kawasan pesisir.
Pemerintah pun dituntut memastikan investasi tersebut tidak sekadar mengejar angka penanaman, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi pemulihan ekosistem, perlindungan pesisir, dan masyarakat yang hidup di sekitar kawasan mangrove.(Agus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *