Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Komisi II DPRD Kota Tangerang Dorong Puskesmas Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Tangerang | Harian Merdeka

Komisi II DPRD Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas sebagai fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh Kepala Puskesmas se-Kota Tangerang yang berlangsung di Ruang Badan Anggaran DPRD Kota Tangerang, Selasa (28/7/2026).

Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Syamsuri mengatakan, puskesmas memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar sekaligus menjadi pintu awal masyarakat sebelum mendapatkan layanan lanjutan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah keluhan masyarakat terkait pelayanan puskesmas yang perlu menjadi perhatian bersama agar kualitas layanan semakin baik.

“Di lapangan masih ada keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan, terutama di puskesmas. Padahal, puskesmas memiliki peran strategis dalam proses pelayanan awal hingga rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut,” ujar Syamsuri.

Dalam RDP tersebut, Syamsuri juga menyoroti mekanisme skrining kesehatan yang dinilai masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat. Ia menilai proses pengisian data yang cukup panjang serta membutuhkan perangkat telepon seluler dapat menyulitkan warga yang tidak membawa atau tidak memiliki ponsel.

“Masih ditemukan masyarakat yang kesulitan karena sebelum pemeriksaan harus mengisi skrining kesehatan terlebih dahulu. Prosesnya cukup panjang dan membutuhkan HP, sementara tidak semua masyarakat datang dengan membawa perangkat tersebut,” jelasnya.

Selain persoalan skrining, Komisi II juga menerima berbagai masukan dari para kepala puskesmas mengenai kondisi pelayanan kesehatan saat ini. Beberapa hal yang menjadi perhatian meliputi kebutuhan alat kesehatan, ketersediaan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur pendukung, serta koordinasi pelayanan dengan BPJS Kesehatan.

Syamsuri menegaskan, Komisi II akan terus mendorong pemenuhan kebutuhan puskesmas melalui dukungan kebijakan anggaran dan koordinasi bersama Pemerintah Kota Tangerang, khususnya Dinas Kesehatan.

“Banyak hal yang masih perlu diperbaiki. Kami akan terus mendorong melalui APBD bersama Dinas Kesehatan agar kebutuhan dan kendala yang disampaikan dapat ditindaklanjuti,” katanya.

Ia berharap, hasil RDP tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan sehingga pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas Kota Tangerang semakin optimal serta mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *