Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Gubernur Banten Andra Soni Ajak Alumni Menwa Tanamkan Semangat Kebangsaan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Serang | Harian Merdeka

Gubernur Banten Andra Soni mengajak jajaran Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Provinsi Banten untuk terus mengambil peran dalam memperkuat semangat bela negara yang sesuai dengan tantangan zaman.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital saat ini membuka ruang pengabdian yang semakin luas. Karena itu, nilai-nilai bela negara tidak hanya diwujudkan melalui aspek pertahanan, tetapi juga melalui kontribusi positif di ruang digital.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) IARMI Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Minggu (2/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni menyampaikan selamat kepada para pengurus IARMI Banten yang baru dilantik. Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

“Semoga IARMI Provinsi Banten mampu menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat nilai bela negara, meningkatkan kesamaptaan, membangun ketahanan digital, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Andra Soni.

Ia menjelaskan, kemajuan teknologi informasi membawa banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, pemerintahan, hingga pelayanan publik. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan yang membutuhkan sikap bijak dan bertanggung jawab.

“Bela negara di era digital harus dimaknai secara luas. Menjadi masyarakat digital yang cerdas, memiliki etika, dan bertanggung jawab merupakan salah satu bentuk nyata bela negara saat ini,” katanya.

Andra Soni menilai nilai-nilai yang selama ini melekat pada Resimen Mahasiswa tetap relevan untuk menghadapi berbagai perubahan. Semangat disiplin, cinta tanah air, dan kepedulian terhadap bangsa dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif.

Ia mendorong IARMI Banten untuk memanfaatkan ruang digital dalam memperkenalkan potensi daerah, mempromosikan budaya lokal, mendukung produk dalam negeri, serta menyebarkan informasi yang membangun mengenai Indonesia dan Banten.

Selain itu, Andra Soni berharap IARMI Banten dapat terus berkembang menjadi organisasi yang profesional, solid, dan adaptif. Organisasi tersebut diharapkan mampu memberikan gagasan serta rekomendasi terhadap berbagai isu strategis daerah.

“Bela negara saat ini bukan hanya berbicara tentang perang. Tantangannya sudah berubah, termasuk bagaimana kita menjaga ruang digital agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Andra Soni juga menyambut baik gagasan Sekretaris Jenderal DPN IARMI yang juga Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, terkait keterlibatan IARMI dalam mendukung pembangunan desa.

Menurutnya, pembangunan desa dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kontribusi, tidak hanya dari sisi pendanaan, tetapi juga melalui pemetaan potensi dan pemberian ide maupun inovasi.

Sementara itu, Ketua Umum DPN IARMI Prof. Bahrullah Akbar mengatakan, keberadaan IARMI memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai Resimen Mahasiswa sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan di lingkungan perguruan tinggi.

Ia berharap jajaran IARMI di seluruh daerah dapat semakin aktif memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Senada, Sekretaris Jenderal DPN IARMI Ahmad Riza Patria mengajak pengurus IARMI Banten untuk ikut berperan dalam pembangunan desa sebagai bentuk implementasi nilai bela negara.

Ia menyampaikan, Kementerian Desa tengah mendorong Gerakan Nasional Percepatan Pembangunan Desa melalui program Sahabat Desa yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Melalui gerakan tersebut, organisasi maupun individu diharapkan memiliki kepedulian terhadap desa, salah satunya melalui pendampingan dan pengembangan potensi lokal.

“Kembali ke desa bukan berarti harus tinggal di desa, tetapi bagaimana kita memiliki kepedulian untuk membangun desa, mengembangkan potensinya, dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada,” ujar Riza.

Ia berharap kolaborasi berbagai pihak, termasuk IARMI, dapat mempercepat kemajuan desa dan memperkuat pembangunan nasional dari tingkat akar rumput.(Wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *