Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pemerintah Percepat Pembenahan Program MBG, SPPG Wilayah 3T Jadi Prioritas

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Pemerintah terus melakukan pembenahan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pelaksanaannya berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan pendataan ulang terhadap sekitar 13.000 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan seluruh fasilitas tersebut memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.700 SPPG berada di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Pemerintah memastikan tata kelola SPPG di wilayah tersebut menjadi prioritas dan akan segera diselesaikan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, penyelesaian pembenahan SPPG di wilayah 3T dipercepat karena kawasan tersebut memiliki tantangan besar dalam pemenuhan gizi masyarakat, terutama terkait persoalan stunting.

“Kami tadi sudah menyelesaikan rapat dan memutuskan bahwa yang 3T akan selesai dalam minggu ini. Minggu lalu diperkirakan satu bulan, tetapi setelah dilakukan pembahasan, insyaallah dalam satu minggu ini bisa diselesaikan,” ujar Zulkifli Hasan dalam rapat koordinasi terbatas di kantornya, Kamis (6/8/2026).

Menurut Zulkifli, percepatan pembenahan SPPG di wilayah 3T penting dilakukan karena banyak daerah tersebut masih menghadapi persoalan kekurangan gizi kronis pada anak.

Ia menegaskan, anak-anak di wilayah 3T menjadi kelompok yang harus mendapat perhatian utama dalam pelaksanaan program MBG.

“Anak-anak di daerah itulah yang harus diprioritaskan mendapatkan Makan Bergizi Gratis,” katanya.

Pemerintah berharap pembenahan tata kelola SPPG dapat meningkatkan kualitas layanan MBG sekaligus memastikan distribusi makanan bergizi lebih tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.(Hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *