Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Persib Gagal Juara Piala Presiden 2026, Igor Tolic Tetap Bangga dengan Perjuangan Maung Bandung

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Bandung | Harian Merdeka

Persib Bandung harus mengubur impian meraih gelar juara Piala Presiden 2026 setelah kalah dari Persebaya Surabaya melalui drama adu penalti pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.

Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan babak tambahan berakhir, sehingga pemenang ditentukan lewat adu penalti. Dalam babak tos-tosan, Maung Bandung akhirnya harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor 5-6.

Meski gagal mengangkat trofi, pelatih Persib Igor Tolic tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para pemainnya. Ia juga mengucapkan selamat kepada Persebaya yang dinilainya tampil konsisten dan layak menjadi juara.

“Selamat untuk Persebaya atas gelar juaranya. Saya pikir mereka tim yang sangat bagus di sepanjang turnamen. Saya rasa mereka layak untuk menang,” ujar Igor.

Menurut Igor, pencapaian Persib hingga menembus partai final patut diapresiasi mengingat tim tampil dengan komposisi pemain yang belum sepenuhnya lengkap. Selain itu, turnamen pramusim ini juga dimanfaatkan untuk memberi kesempatan kepada sejumlah pemain muda menunjukkan kualitasnya.

“Kami memainkan laga final dan berhasil mencapai final dengan tim yang tidak lengkap. Kami juga mempromosikan banyak pemain muda dan pada akhirnya harus kalah lewat adu penalti,” katanya.

Pelatih asal Kroasia tersebut juga menilai semangat juang anak asuhnya patut mendapat pujian. Meski harus bermain dengan 10 orang setelah Mariano Peralta menerima kartu merah, Persib tetap mampu menjaga organisasi permainan hingga pertandingan usai.

“Bahkan dengan kekurangan satu pemain, kami tetap bertahan dan lini pertahanan bermain cukup baik. Jadi, ada banyak hal positif yang bisa diambil dari pertandingan ini,” tambahnya.

Sementara itu, gelandang Persib Adam Alis mengaku tetap bangga dengan perjuangan seluruh pemain selama mengikuti Piala Presiden 2026. Menurutnya, keberhasilan mencapai partai final menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi resmi musim ini.

“Terkait final, selamat buat Persebaya sudah juara di Piala Presiden. Saya tidak kecewa sama sekali karena saya bangga kepada teman-teman yang sudah berjuang hingga sejauh ini,” ujar Adam.

Usai berakhirnya turnamen pramusim, Adam menegaskan seluruh fokus tim kini diarahkan untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2026/2027 serta babak kualifikasi AFC Champions League Two (ACL 2) yang akan berlangsung pada akhir bulan ini.

“Dan kita fokus ke depan lagi untuk ACL dan liga. Sampai bertemu di liga. Terima kasih,” tutupnya.(Hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *