Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Mengenal Sosok di Balik Khidmatnya Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026), berlangsung tertib dan khidmat. Di balik suksesnya rangkaian upacara tersebut, terdapat sejumlah sosok yang mendapat tugas penting, mulai dari pembawa baki, anggota Paskibraka, hingga komandan upacara.

Rangkaian peringatan HUT RI tahun ini diawali dengan kirab bendera Merah Putih dari kawasan Monas menuju Istana Merdeka. Kirab tersebut melibatkan pasukan berkuda serta pasukan yang mengenakan pakaian adat dari berbagai kerajaan Nusantara.

Setibanya di Istana Merdeka, rangkaian upacara dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pengibaran bendera pada pagi hari dan penurunan bendera pada sore hari.

Upacara dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah pejabat negara dan tamu undangan.

Pembawa Baki

Pada upacara pengibaran bendera, tugas sebagai pembawa baki dipercayakan kepada Celina Olivia Apriani Theo, pelajar SMKN 5 Pontianak yang menjadi perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.

Celina mengaku bangga, terharu, dan bersyukur karena dipercaya menjalankan tugas tersebut di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

“Yang pastinya saya merasa bangga, terharu, dan sangat bersyukur karena bisa dipercaya untuk membawa baki pada pagi hari ini,” ujar Celina dalam keterangan Badan Komunikasi Pemerintah.

Ia menyebut tugas tersebut menjadi pengalaman berharga yang akan dikenang sepanjang hidup. Perjalanan Celina untuk sampai pada posisi tersebut telah dimulai sejak Januari melalui rangkaian seleksi dan pelatihan.

Untuk upacara pagi, posisi cadangan pembawa baki diisi Eighteen Jeanette Hekboy, Paskibraka putri asal Nusa Tenggara Timur yang merupakan siswi SMA Negeri 1 Kupang.

Sementara itu, pembawa baki pada upacara penurunan bendera adalah Neeltje Deliana Insjowi Werimon, pelajar SMA Negeri 8 Jayapura yang mewakili Provinsi Papua.

Adapun posisi cadangan pembawa baki sore dipercayakan kepada Ismi Ulfaidah, perwakilan Sulawesi Barat yang merupakan siswi Sekolah Rakyat.

Tim Paskibraka

Dalam upacara pengibaran bendera, Achmad Fachri Mubarok dipercaya menjadi Komandan Kelompok 8. Ia merupakan siswa SMKN 1 Kota Jambi.

Tugas sebagai pengerek bendera dipercayakan kepada I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti, Paskibraka perwakilan Kalimantan Selatan yang bersekolah di SMAN 7 Banjarmasin.

Sementara itu, M. Aryo Wira Zandhyka Y., pelajar SMAN 7 Kota Bengkulu, bertugas sebagai pembentang bendera.

Komandan Kelompok 17 dijabat Ahmad Raditya, Paskibraka perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta yang bersekolah di SMK Penerbangan AAB Adisutjipto.

Adapun Komandan Kompi Paskibraka pagi dipercayakan kepada Kapten Mar Rachmatsah Adi Putera. Ia saat ini menjabat sebagai Komandan Kompi Senapan H Yonif 9 Brigif 4 BS Korps Marinir.

Pada upacara penurunan bendera, posisi Komandan Kelompok 8 diisi Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur, siswa SMA Katolik Giovanni Kupang.

Tugas pengerek bendera dipercayakan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, Paskibraka perwakilan Nusa Tenggara Barat yang bersekolah di SMAN 1 Taliwang.

Sementara itu, Mirza Rafi Navazani dari Kalimantan Barat, pelajar SMAN 1 Sintang, bertugas sebagai pembentang bendera. Komandan Kelompok 17 dijabat Baruno Wicaksono, pelajar SMA Taruna Nusantara Magelang.

Untuk sesi sore, Komandan Kompi Paskibraka dipercayakan kepada Kapten Pnb Bagus Setianto. Ia saat ini menjabat sebagai Kapokops Flight FGS Skadud 5 Wingud 5 Lanud Sultan Hasanuddin.

Komandan Upacara

Pada pengibaran bendera Merah Putih, tugas sebagai Komandan Upacara dipercayakan kepada Kolonel Inf Priyo Handoyo. Pria kelahiran 1982 tersebut merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2003.

Priyo Handoyo kini dipercaya menjabat sebagai Komandan Kodim 0733/Kota Semarang.

Sementara itu, pada upacara penurunan bendera, posisi Komandan Upacara dijabat Kombes Jerrold Hendra Yosef Kumontoy.

Pria kelahiran 22 Februari 1979 tersebut merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor Kota Balikpapan, Polda Kalimantan Timur.

Setelah upacara penurunan bendera selesai, Jerrold melaporkan pelaksanaan upacara kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Upacara telah dilaksanakan, laporan selesai,” ujar Jerrold kepada Prabowo.

Presiden Prabowo kemudian mengapresiasi pelaksanaan upacara yang berlangsung tertib dan khidmat. Ia juga meminta komandan upacara, komandan korsik, serta komandan kesatuan untuk menghadap setelah rangkaian acara.

“Terima kasih atas pelaksanaan upacara yang tertib dan khidmat. Komandan upacara, komandan korsik, dan komandan kesatuan, menghadap saya. Lanjutkan, kerjakan,” kata Prabowo.

“Kerjakan,” sahut Jerrold.

Dengan keterlibatan para petugas tersebut, seluruh rangkaian upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dapat berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar. (Hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *