Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.698 per Dolar AS

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Senin (24/8/2026). Rupiah berada di level Rp17.698 per dolar AS atau turun 4 poin, setara 0,02 persen, dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah tersebut sejalan dengan sejumlah mata uang Asia yang juga berada di zona merah.

Yuan China melemah 0,03 persen, peso Filipina turun 0,04 persen, sedangkan ringgit Malaysia terdepresiasi 0,06 persen.

Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia lainnya tercatat menguat. Dolar Singapura naik 0,01 persen, yen Jepang menguat 0,06 persen, won Korea Selatan terapresiasi 0,40 persen, dan dolar Hong Kong naik 0,04 persen.

Sementara itu, pergerakan mata uang negara-negara maju berlangsung bervariasi. Euro Eropa menguat 0,02 persen, poundsterling Inggris naik 0,3 persen, dan franc Swiss terapresiasi 0,12 persen.

Sebaliknya, dolar Australia melemah 0,04 persen dan dolar Kanada terkoreksi 0,24 persen.

Rupiah Berpotensi Konsolidasi

Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah akan bergerak konsolidatif dengan peluang penguatan yang masih terbatas pada perdagangan hari ini.

Menurut Lukman, pelemahan dolar AS dapat memberikan ruang bagi rupiah untuk menguat. Namun, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah serta harga minyak yang masih tinggi berpotensi menahan pergerakan rupiah.

“Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas oleh pelemahan dolar AS. Namun, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan harga minyak yang masih tinggi menahan rupiah,” ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Ia memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.650 hingga Rp17.750 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

Pergerakan rupiah selanjutnya akan dipengaruhi oleh dinamika dolar AS, sentimen pasar global, perkembangan geopolitik, serta pergerakan harga komoditas energi.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *