Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen, Purbaya Andalkan Swasta dan Danantara

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah membutuhkan dukungan investasi sektor swasta dan Danantara untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027.

Purbaya mengatakan target pertumbuhan tersebut membutuhkan pertumbuhan investasi nasional hingga 7 persen. Pemerintah akan mendorong kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan Danantara untuk mencapai target tersebut.

“Target ini akan dicapai melalui kolaborasi pemerintah, swasta, dan Danantara,” ujar Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).

Menurut Purbaya, investasi pemerintah akan berperan sebagai katalisator, sedangkan sektor swasta menjadi motor utama penggerak investasi. Sementara itu, Danantara akan difokuskan pada investasi di sektor strategis dan hilirisasi.

Selain mendorong investasi, pemerintah akan menjaga stabilitas ekonomi makro untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

“Stabilitas ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan kepastian, meningkatkan kepercayaan pelaku ekonomi, dan mendorong investasi secara berkelanjutan,” katanya.

Upaya menjaga stabilitas ekonomi dilakukan melalui pengendalian inflasi untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan tingkat konsumsi.

Pemerintah juga akan menjaga tingkat suku bunga tetap kompetitif guna mendukung akses pembiayaan, meningkatkan kepercayaan dunia usaha, serta mendorong aktivitas investasi.

Di sisi lain, pemerintah bersama Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperkuat ketahanan ekonomi, memitigasi dampak gejolak global, serta memberikan kepastian bagi dunia usaha dalam mengambil keputusan investasi dan melakukan ekspansi.

Dorong Investasi dan Lifting Migas

Sejalan dengan strategi memperkuat investasi, pemerintah juga mendorong optimalisasi sektor-sektor strategis, salah satunya minyak dan gas bumi (migas).

Purbaya mengatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan lifting migas nasional melalui sejumlah strategi, mulai dari reaktivasi sumur tidak aktif, percepatan pengembangan cadangan, pemanfaatan teknologi maju, hingga penguatan pengawasan operasi untuk meningkatkan efisiensi.

Pemerintah juga terus memperbaiki iklim investasi di sektor hulu migas melalui pemberian kepastian berusaha, insentif fiskal, dan penyederhanaan regulasi.

“Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan produksi migas nasional, sekaligus memperkuat ketahanan energi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujar Purbaya.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *