Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Rocky Gerung Disentil Keras ! Eks Pimpinan KPK Laode M Syarif Bongkar Sikapnya soal Prabowo

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta I Harian Merdeka

Pengamat politik Rocky Gerung kembali terseret dalam polemik panas kali ini, bukan hanya berhadapan dengan pakar hukum tata negara Feri Amsari, Rocky juga mendapat sentilan tajam dari eks Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif.

Laode menyoroti perdebatan Rocky dan Feri Amsari terkait keterlibatan tentara dalam program penanaman jagung.

Yang membuat polemik semakin panas, Laode menyinggung sikap Rocky yang selama ini dikenal sangat kritis terhadap kekuasaan.

Melalui akun X miliknya, Laode melontarkan sindiran yang langsung mengarah pada perubahan sikap Rocky ketika pembahasan menyentuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut sontak menjadi sorotan. Sebab, Rocky Gerung selama ini dikenal sebagai pengamat yang kerap melontarkan kritik keras terhadap kebijakan pemerintah dan para penguasa.

Kini, justru konsistensi sikap kritis Rocky yang Dari soal Jagung Merembet ke Prabowo.

Polemik bermula dari perdebatan mengenai keterlibatan tentara dalam program penanaman jagung.

Rocky dan Feri Amsari berbeda pandangan dalam melihat persoalan tersebut. Perdebatan kemudian berkembang menjadi isu yang lebih besar, yakni mengenai batas keterlibatan militer dalam program pemerintahan di ranah sipil.

Laode kemudian masuk dengan kritik yang menyoroti posisi Rocky.

Sentilan tersebut seolah membuka pertanyaan besar: mengapa sikap seorang pengkritik kekuasaan bisa terlihat berbeda ketika berhadapan dengan pemerintahan tertentu?

Pertanyaan itulah yang membuat komentar Laode menjadi semakin menarik perhatian.Laode pertanyakan konsisten Rocky Gerung .

Laode dikenal sebagai salah satu tokoh antikorupsi yang vokal dalam mengkritisi persoalan tata kelola pemerintahan.

Karena itu, ketika Laode menyoroti Rocky, pernyataannya langsung menjadi bagian dari perdebatan publik.

Apalagi, Rocky selama bertahun-tahun membangun citra sebagai intelektual publik yang tajam mengkritik kekuasaan.

Kini, publik disuguhi pertanyaan baru:

Apakah Rocky masih menggunakan standar kritik yang sama ketika yang dibahas adalah pemerintahan Prabowo?

Sentilan Laode pun berpotensi membuat polemik semakin panjang.

Perdebatan yang awalnya hanya berkutat pada tentara dan program penanaman jagung, kini melebar menjadi pertarungan wacana tentang kekuasaan, independensi, dan konsistensi seorang pengamat politik.

Jika kritik terhadap kekuasaan harus konsisten, maka siapa pun presidennya seharusnya mendapatkan standar kritik yang sama.

Dan melalui unggahannya di X, Laode M Syarif tampaknya sedang mempertanyakan hal tersebut kepada Rocky Gerung.(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *