Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading–Manggarai, Tarif Cuma Rp8 Selama 8 Hari

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta I Harian Merdeka

Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).

Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini diharapkan semakina memperkuat konektivitas transportasi publik sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat di Jakarta dan sekitarnya.

Sebelum peresmian, Presiden Prabowo menerima laporan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait pembangunan dan rencana pengoperasian LRT Jakarta.

Pramono menjelaskan, pembangunan LRT tersebut sepenuhnya dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku BUMD DKI Jakarta dengan menggunakan anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“LRT dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai ini panjangnya 12,2 kilometer, investasinya Rp12,1 triliun,” ujar Pramono.

Menurutnya, satu trainset LRT mampu mengangkut sekitar 270 penumpang. Setelah beroperasi penuh, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai sekitar 80 ribu orang per hari.

Untuk memperkenalkan layanan baru tersebut kepada masyarakat, Pemprov DKI juga memberlakukan tarif khusus pada delapan hari pertama setelah peresmian.

Masyarakat dapat menggunakan LRT Jakarta dengan tarif Rp8 selama masa sosialisasi tersebut.

“Saya yakin dengan sosialisasi selama delapan hari ini, pasti masyarakat akan merasakan kenyamanan menggunakan LRT Jakarta ini,” kata Pramono.

Prabowo: Transportasi Jakarta Makin Terintegrasi Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan hingga penyelesaian LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai.

Prabowo mengatakan perkembangan transportasi publik Indonesia menunjukkan kemajuan yang berlangsung secara bertahap. Menurutnya, keberadaan berbagai moda transportasi modern di Jakarta menjadi salah satu gambaran perubahan tersebut.

“Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan saya. Hari ini adalah hari yang membanggakan, bahwa bangsa kita terus teratur, mungkin tidak fantastis, tapi kita maju setapak demi setapak, demi setapak,” ujar Prabowo.

Ia mengingatkan bahwa beberapa tahun lalu keberadaan sistem transportasi seperti saat ini belum tentu terbayangkan.

“Tadi dikatakan 5, 6 tahun yang lalu atau 10 tahun yang lalu, siapa mengira kita bisa punya sistem transportasi seperti sekarang,” lanjutnya.

Presiden juga menyoroti posisi Stasiun Manggarai yang kini menjadi titik pertemuan berbagai moda transportasi. Di kawasan tersebut tersedia LRT, KRL, TransJakarta, Trans Jabodetabek hingga kereta bandara.

“Ini di Manggarai ada LRT, ada KRL, ada TransJakarta, ada Trans Jabodetabek, kereta ke bandara. Ini menjadi transport hub,” kata Prabowo.

Resmi Beroperasi Setelah menyampaikan sambutan, Presiden Prabowo secara resmi meresmikan pengoperasian LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai.

“Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Rabu, 16 September 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai,” ucap Prabowo.

Dalam prosesi tersebut, Prabowo didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, serta Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin.

Peresmian ini menjadi bagian dari pengembangan transportasi massal Jakarta dengan konsep konektivitas antarmoda. Dengan terhubungnya LRT dengan KRL, TransJakarta, Trans Jabodetabek, dan kereta bandara di kawasan Manggarai, masyarakat diharapkan memiliki semakin banyak pilihan perjalanan menggunakan transportasi publik.

Selain memperluas jaringan transportasi massal, pengoperasian jalur baru tersebut juga menjadi momentum bagi Jakarta untuk terus membangun sistem transportasi yang terintegrasi, terjangkau, dan dapat digunakan secara lebih luas oleh masyarakat.(Agus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *