Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

SDA Aceh Melimpah, Ketum PPP Tegaskan Pengelolaannya Harus Makmurkan Rakyat

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Aceh | Harian Merdeka

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono meminta kadernya yang ada di Aceh ikut mengawal agar kekayaan alam yang dimiliki daerah tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Mardiono usai melantik jajaran pengurus DPW PPP Aceh serta DPC PPP kabupaten/kota se-Aceh di Ballroom Anggun Muraya Hotel Aceh, Banda Aceh.

Mardiono mengatakan Aceh memiliki potensi kekayaan alam yang besar. Karena itu, keberadaan sumber daya tersebut harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.

“Kekayaan alam di Aceh sangat besar. Jangan sampai kekayaan yang sangat besar di Aceh ini kemudian tidak dinikmati oleh rakyat Aceh,” kata Mardiono dalam siaran persnya Minggu (20/9).

Menurut Mardiono, pengelolaan kekayaan alam harus diarahkan untuk menciptakan kemakmuran bagi masyarakat Aceh.

Mardiono menegaskan kekayaan alam yang berada di berbagai daerah di Indonesia pada prinsipnya harus menjadi bagian dari upaya mewujudkan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945.

“Jadi kekayaan alam di Aceh harus dinikmati oleh rakyat Aceh untuk mensejahterakan rakyat Aceh, dan bersamaan dengan kepentingan nasional,” ujarnya.

Mardiono juga mengingatkan jajaran pengurus PPP Aceh agar tidak hanya berkonsentrasi pada agenda kepartaian menuju Pemilu 2029.

Menurutnya, kerja politik harus berjalan beriringan dengan pengabdian sosial di tengah masyarakat.

Dia menyebut Kader PPP harus mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian untuk menyongsong Pemilu 2029, kader tidak boleh meninggalkan tugas sosial di tengah masyarakat. Terutama kader yang ada di fraksi, yang mendapatkan mandat atau amanah dari rakyat harus senantiasa hadir dan memberikan solusi,” kata dia.

Dengan semangat “Memperkuat Pengabdian Mewujudkan Aceh yang Islami, Maju, dan Bermartabat”, Mardiono berharap PPP dapat terus mengambil bagian dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Aceh sekaligus menjaga kepentingan nasional.

PPP Aceh sendiri kembali dipimpin oleh Amiruddin Idris selaku Ketua DPW dan Sekretaris Wilayah Ilmiza Saaduddin DJamal. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *