Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Ketua KPK Setyo Berharap Sinergi dengan Kapolri Suyudi Perkuat Pemberantasan Korupsi

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta I Harian Merdeka

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto berharap kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dapat memperkuat sinergi antara KPK dan Polri dalam upaya pemberantasan korupsi.

Harapan tersebut disampaikan Setyo setelah Suyudi resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Semoga bisa sinergi, dan kolaborasi untuk pemberantasan korupsi lebih baik,” kata Setyo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Setyo juga menyampaikan ucapan selamat kepada Suyudi atas jabatan barunya. “Saya mengucapkan selamat,” ujar Setyo.

Suyudi resmi dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/POLRI Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga melantik Komjen Pol.

Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri. Sebelum pelantikan, Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR RI. Komisi III kemudian menyetujui pengangkatannya secara aklamasi, sebelum keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada hari yang sama.

Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025. Ia juga pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri, termasuk Kapolda Banten.

Usai dilantik, Suyudi menyampaikan sejumlah fokus awal kepemimpinannya, di antaranya konsolidasi internal, peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Kami akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik, kemudian juga penegakan hukum yang adil, dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami, yaitu Polisi Bersama Masyarakat,” kata Suyudi.

Bagi KPK, kerja sama dengan Polri menjadi bagian penting dalam memperkuat penegakan hukum. Sinergi kedua lembaga dapat mencakup koordinasi dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi serta pertukaran informasi dalam mendukung proses penegakan hukum.

Dengan pergantian pucuk pimpinan Polri, Setyo berharap koordinasi dan kolaborasi antarlembaga penegak hukum tersebut dapat terus berjalan dan memberikan kontribusi terhadap upaya pemberantasan korupsi yang lebih efektif.(Agus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *