Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kapolri Suyudi Ario Seto Temui Jaksa Agung Burhanuddin, Perkuat Sinergi Hukum

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto beserta jajaran baru Pejabat Utama (Pju) Mabes Polri menemui Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Gedung Utama Kejaksaan Agung, pada Rabu (14/10).
Kunjungan resmi antar lembaga ini pertama kali dilakukan setelah Suyudi resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, pada Kamis (2/10) lalu.

Dalam pertemuan itu, Suyudi turut membawa jajaran baru Polri di era kepemimpinannya. Terlihat Wakapolri Komjen Wahyu Hadiningrat, Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin, Kadiv Propam Polri Irjen Nazly Harahap, dan Kakortas Tipidkor Irjen Arie Ardian Rishadi.

Sementara Burhanuddin didampingi oleh Wakil Jaksa Agung, Asep Nana Mulyana; Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Leonard Eben Ezer; Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Kuntadi; Kabadiklat Kejagung, Harli Siregar.

Suyudi mengatakan kedatangannya bertujuan untuk menjaga sinergi dan kolaborasi antara dua institusi yang sama-sama bergerak di bidang hukum.

“Kami tentunya ingin membangun silaturahmi dan sinergitas yang baik,” ujarnya seusai pertemuan.

Adapun kunjungan resmi ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh Suyudi. Sebelumnya, Kapolri mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) pad Selasa (13/10) kemarin.

Dalam kunjungan itu, Suyudi menekankan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk MUI dan para ulama.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari segenap elemen masyarakat, khususnya Majelis Ulama Indonesia. Karena itu, sinergi dan kolaborasi perlu terus diperkuat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di tengah masyarakat,” ujarnya. (Egi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *