Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Ahmad Sahroni Desak Polri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Jakarta | Harian Merdeka

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri mengusut tuntas dugaan kejahatan pasar modal yang dinilai dapat mengancam integritas perdagangan saham dan kepercayaan investor. Ia menegaskan, setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran pidana harus ditindak tegas tanpa memandang status maupun latar belakangnya.

Desakan tersebut disampaikan Sahroni kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (20/10/2026). Menurutnya, dugaan kejahatan di sektor pasar modal merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan menyeluruh oleh aparat penegak hukum.

“Ini kejahatan ekonomi yang serius. Komisi III mendukung penuh langkah Polri untuk mengusut seluruh dugaan kejahatan pasar modal. Kalau memang ditemukan unsur pidana, jangan ragu untuk ditindak tegas seluruh pihak yang terlibat, baik perorangan, kelompok, maupun korporasi,” ujar Sahroni.

Ia menilai, penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran di pasar modal perlu dilakukan secara komprehensif untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab. Penegakan hukum yang tegas dinilai penting agar aktivitas perdagangan saham berlangsung secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sahroni juga mendorong Polri memperkuat koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Sinergi antarlembaga tersebut diperlukan untuk mendukung proses penanganan perkara sekaligus menjaga kredibilitas pasar modal nasional.

“Pasar saham kita harus sehat dan transparan, jangan sampai ada segelintir orang yang mengambil keuntungan pribadi dengan cara melanggar hukum, memanipulasi, lalu merusak kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia,” ungkap politikus Partai NasDem tersebut.

Menurut Sahroni, praktik manipulasi maupun tindakan melawan hukum di pasar modal tidak hanya berpotensi merugikan investor, tetapi juga dapat mengganggu kepercayaan publik terhadap sistem perdagangan saham di Indonesia.

Karena itu, ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang konsisten agar pasar modal memiliki tata kelola yang baik dan mampu memberikan perlindungan kepada para pelaku investasi.

Di sisi lain, Sahroni meminta investor tetap melihat prospek ekonomi Indonesia secara optimistis. Ia menilai fundamental ekonomi nasional masih memiliki potensi yang kuat, didukung berbagai peluang usaha dan pentingnya kepastian hukum dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Karena jika dilihat secara makro, ekonomi Indonesia sehat dan memiliki masa depan yang cerah. Banyak peluang terbuka. Apalagi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, salah satu aspek yang penting dalam dunia usaha yaitu kepastian dan penegakan hukum, telah berjalan tegas tanpa pandang bulu. Jadi para investor tidak perlu ragu,” pungkasnya.

Sahroni berharap penanganan dugaan kejahatan pasar modal dilakukan secara profesional dan transparan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan investor, menjaga integritas perdagangan saham, serta meningkatkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *