Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Persib Bandung Mulai Bangkit, Persija Jakarta Terancam Kehilangan Posisi Puncak

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | Harian Merdeka

Persib Bandung mulai menunjukkan performa menjanjikan dalam kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2026/2027. Setelah melewati awal musim yang kurang konsisten, Maung Bandung kini berhasil meraih tiga kemenangan beruntun dan mulai memberikan tekanan kepada Persija Jakarta di papan atas klasemen.

Kemenangan atas Isenmulang FC membuat Persib menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 16 poin dari delapan pertandingan. Tim asal Bandung tersebut hanya terpaut dua poin dari Persija Jakarta yang masih berada di posisi puncak.

Kebangkitan Persib kali ini mengingatkan pada perjalanan mereka musim sebelumnya. Saat itu, Maung Bandung sempat tertahan di peringkat ketujuh sebelum perlahan memperbaiki posisi dan naik ke urutan kelima pada pekan kedelapan. Sementara itu, puncak klasemen ketika itu masih dikuasai Borneo FC.

Pola serupa mulai terlihat pada musim ini. Setelah mengalami sejumlah hasil kurang memuaskan, Persib perlahan menemukan kembali permainan terbaiknya dan memperlihatkan mentalitas sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Padatnya jadwal pertandingan sempat menjadi tantangan bagi tim asuhan Igor Tolic. Persib sebelumnya menelan kekalahan dari Persija Jakarta, bermain imbang melawan Dewa United, serta takluk dari Madura United.

Namun, situasi tersebut mulai berubah setelah Persib mencatatkan kemenangan atas Garudayaksa, Melbourne Victory, dan Isenmulang FC. Tiga kemenangan berturut-turut itu menjadi catatan positif pertama mereka di musim 2026/2027.

Kondisi berbeda justru mulai terlihat di kubu Persija Jakarta. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut tengah mendapat sorotan setelah mengalami penurunan performa dalam beberapa pertandingan terakhir.

Setelah kalah dari Persita Tangerang, Persija kembali kehilangan poin ketika menghadapi Dewa United. Hasil tersebut memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi permainan tim asuhan Shin Tae-yong dalam mempertahankan posisi teratas klasemen.

Tantangan Persija juga belum berakhir. Rizky Ridho dan rekan-rekannya dijadwalkan menghadapi sejumlah lawan tangguh, yakni Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Garudayaksa.

Rangkaian pertandingan tersebut berpotensi menjadi ujian berat bagi Persija. Jika kembali kehilangan poin, posisi mereka di papan atas bisa terancam, terutama karena Persib terus memperkecil jarak perolehan angka.

Selain persoalan performa, Persija juga menghadapi kendala terkait penggunaan stadion. Macan Kemayoran dipastikan tidak dapat menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) hingga April 2027 karena proses renovasi.

Sementara itu, kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS) juga dinilai belum representatif untuk mendukung pertandingan secara optimal. Situasi tersebut menjadi tantangan tambahan bagi Persija dalam menjalani sisa kompetisi.

Persaingan kedua tim pun semakin menarik untuk diperhatikan. Persib sedang berada dalam tren positif, sedangkan Persija harus segera menemukan kembali konsistensi permainan jika ingin mempertahankan posisi puncak klasemen Liga Indonesia musim 2026/2027.(hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *