Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan di Harian Merdeka

Berlangganan di Harian Merdeka

Segera berlangganan untuk menerima berita terbaru, ePaper, dan informasi pilihan dari Harian Merdeka.

Cepat & Akurat, tanpa spam, dan dapat berhenti kapan saja.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Kinerja Kabinet Versi IPO, Seskab Teddy Raih Peringkat Kedua

Bagikan: Facebook X WhatsApp

JAKARTA | Harian Merdeka

Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya masuk dalam jajaran pejabat dengan penilaian kinerja positif tertinggi berdasarkan survei Indonesia Political Opinion (IPO). Teddy menempati posisi kedua dengan tingkat penilaian positif sebesar 33,5 persen.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, penilaian publik terhadap kinerja para pejabat kabinet memiliki keterkaitan dengan tingkat popularitas masing-masing figur.

Menurutnya, semakin dikenal seorang pejabat, semakin besar pula peluang masyarakat memberikan penilaian terhadap kinerjanya. Dalam survei tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati peringkat pertama.

“Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ketiga,” kata Dedi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Berdasarkan hasil survei IPO yang dilakukan di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Purbaya memperoleh penilaian positif sebesar 42,8 persen. Sementara Teddy berada di posisi kedua dengan 33,5 persen.

Posisi ketiga ditempati Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan tingkat penilaian positif 32,0 persen.

Selanjutnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh penilaian positif sebesar 30,9 persen. Kemudian Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dengan 26,5 persen dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 25,3 persen.

Tingginya penilaian terhadap Teddy juga sejalan dengan tingkat popularitasnya. Sebanyak 41 persen responden mengaku mengenal atau mengetahui sosok Sekretaris Kabinet tersebut.

Angka tersebut hanya berada di bawah Purbaya yang memiliki tingkat popularitas 43,5 persen. Sementara popularitas Bahlil tercatat 32,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 30,4 persen, dan Zulkifli Hasan 26,1 persen.

Di sisi lain, IPO turut mengukur persepsi masyarakat terhadap pejabat kabinet yang dinilai memiliki kinerja kurang baik.

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai berada di posisi teratas dalam kategori tersebut dengan angka 51,8 persen. Berikutnya Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dengan 48,5 persen dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebesar 4,5 persen.

“Yang pertama adalah Menteri HAM Natalius Pigai 51,8 persen, Menteri PU Dody Hanggodo 48,5 persen, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni 4,5 persen,” ujar Dedi.

Dedi menilai persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah bersifat dinamis. Penilaian publik dapat berubah seiring perkembangan kebijakan, situasi sosial, maupun kinerja masing-masing pejabat.

“Jadi, memang kondisi masyarakat saya kira selalu dinamis dalam memberikan penilaian,” katanya.

Survei IPO dilaksanakan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode stratified multistage random sampling (SMRS), dengan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat akurasi 95 persen.(zma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *